Tuesday, June 20, 2017

Tips Sukses Buka Bersama

Buka bersama merupakan fenomena tersendiri di bulan Ramadhan ini. Biasanya euforia ini terjadi pada minggu ke-3 dan ke-4 Ramadhan. Ada banyak orang memanfaatkan momen buka bersama ini untuk reuni dengan teman lama atau berkumpul bersama keluarga besar. Sayang dong kalau acara kumpul setahun sekali ini berlalu begitu saja tanpa kesan yang berarti.



Berikut ada beberapa tips ala aku agar acara buka bersama bisa sukses lancar jaya.

1. Pilih teman berbuka
Biasanya nih, ada beberapa jadwal berbuka yang bentrok satu sama lain. Misal, bukber bersama teman SMP hari dan tanggalnya berbarengan dengan acara bukber dengan teman sekantor. Saranku, lebih baik pilih berbuka dengan teman lama atau keluarga besar yang jarang bertemu daripada berbuka dengan orang-orang yang sekarang ini lebih sering kita temui.

2. Cari tempat yang tepat
Aku sendiri lebih senang berbuka di rumah makan yang tidak terlalu ramai agar tidak terdistraksi oleh keributan pengunjung lain. Juga jangan lupa untuk memilih rumah makan yang memiliki fasilitas mushala atau yang dekat masjid. Pilihan lainnya buka bersama dapat dilakukan di salah satu rumah peserta bukber, dijamin quality timenya jadi lebih berasa. Terutama jika peserta acaranya banyak, misal di atas 20 orang. 

3. Pertimbangkan untuk membawa pasangan/anak
Jika banyak yang membawa pasangan dan anak, silakan dibawa. Namun, jika tidak banyak yang bersama keluarga kecil mereka sebaiknya juga tidak membawa pasangan/anak agar saat acara kita jadi lebih khusyu', tidak sibuk berbicara berdua saja dengan pasangan atau bahkan rempong mengurus anak.



4. Datang lebih awal
Dengan datang lebih awal, waktu kita bisa jadi lebih banyak untuk mengobrol bersama para peserta bukber lainnya. Bandingkan jika kita datang mepet dengan waktu azan maghrib, tentunya waktu kita bercengkerama jadi lebih sedikit. Karena setelah berbuka, biasanya acara langsung bubar karena untuk shalat maghrib.

5. No gadget
Jauhkan smartphone dari tangan selama acara, kecuali untuk foto-foto. Maksimalkan waktu yang hanya setahun sekali tersebut untuk bersilaturahmi.

6. Ibadah tetap nomor satu
Jangan mengabaikan shalat maghrib saat acara bukber. Jika pun masih ingin melanjutkan kongkow-kongkownya lanjutkan setelah shalat isya atau tarawih agar waktunya lebih panjang.

3 comments:

dweedy ananta said...

Kalau aku diawal puasa sudah susun jadwal bukber biar gak ada yang bentrok 😂

Rhoshandhayani KT said...

nah, no gadget itu penting banget
buat apa ketemu kalau sama2 ngeliatin hape
lah ya mending bubernya virtual aja, ye kan?
hahaha

Hairi Yanti said...

Kalau di Barabai masih oke bukber. Bisa shalat maghrib dan pulang buat tarawih. Kalau di kota besar agak susah -_- makanya mencetuskan Ramadan tanpa bukber. Kecuali sama keluarga dan di rumah aja..

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates