Monday, June 12, 2017

Barabai, Kota Apam

Berbicara mengenai Barabai, kota kecil yang menjadi tempat domisiliku sekarang tak lengkap rasanya untuk tidak membahas kuliner khasnya yaitu kue apam. Kue apam produksi Kota Barabai dikenal mempunyai tekstur lembut dan kenyal serta rasanya yang enak. Ukurannya yang tidak terlalu besar membuatnya praktis dikonsumsi. Dalam satu bungkus daun pisang, terdapat 10 buah kue apam. Meski belum ada inovasi rasa ke arah yang modern, tapi kue apam khas Barabai memiliki 2 warna yang berbeda yaitu kuning dan putih tergantung gula yang digunakan. Aku sendiri lebih menyukai kue apam putih yang tanpa gula aren seperti apam yang berwarna kuning.

Source pict

Branding Barabai sebagai Kota Apam terkenal luas hingga ke seantero Provinsi Kalimantan Selatan. Rasanya tak lengkap datang ke Barabai tanpa membawa pulang kue apam. Pun bagi warga yang ke luar kota, kue apam adalah penganan wajib yang harus dibeli sebagai oleh-oleh. Sayang, hingga saat ini kue apam khas Barabai tidak bisa disimpan lebih dari 2 hari karena bahannya yang cepat berubah. Oleh karena itu, kue apam jarang bisa dibawa ke tempat yang jauh.
Selain kue apam, sebenarnya Barabai juga mempunyai kuliner khas lain seperti kue lam yang enak banget dan iwak pakasam, awetan ikan dengan beras yang digoreng.

Branding Kota Barabai sebagai Kota Apam kadang tersaingi dengan julukan Bumi Murakata. Julukan tersebut singkatan dari Mufakat, Rakat, Seiya-sekata yang merupakan semboyan dari Kota Barabai.  Di samping itu juga ada motto Berseri yang merupakan singkatan dari Bersih, Indah, Sehat, dan Rapi. Namun, motto ini menurutku tak berhasil menjadi branding kota ini karena tertutup oleh 'kebesaran' Murakata.

Dari segi tempat wisata, Barabai paling dikenal dengan objek wisata Pagat Batu Benawanya. Tempat wisata alam ini memang menyajikan lanskap alam lengkap berupa sungai, gua, dan bukit. Meski baru-baru ini sudah terdapat beberapa lokasi wisata tambahan seperti Air Terjun Tumaung dan Bukit Titi. Namun, tak dapat menggantikan Pagat sebagai branding wisata di Barabai.

Demikianlah branding Kota Barabai dari segi kuliner, semboyan, dan wisata. Dari ketiganya, julukan Kota Apam adalah yang paling familiar untuk merujuk Kota Barabai.

Jadi, kapan kamu mau ke Barabai?

21 comments:

atanasia rian said...

wah apam ya? Rasanya kaya apa tuch?? Apa kaya apem kalau di jogja ya? Ah jadi penasaran pengen cobain

Dian Ravi said...

Kalimat penutupnya bikin aku ngayal, kapan ya ke Kalimantan?
Aku pikir sama kaya kue apem. Tapi ternyata bentuknya beda. Rasanya kaya apa? Duh bisa dikirim enggak ya. Penasaran.

Tomi Purba said...

Apam sama Apem berbeda ya mba? Kalau yang pernah aku makan sih apem.. rasanya gurih² manis gt..
Doakan semoga bs ke Barabai dan mencoba makan apam mba hehe

April Hamsa said...

Di sana sukanya bbrp kue pakai gula aren ya mbak?
KAlau gak salah yg wadai apa tuh yg bentuknya agak gedhe seperti daun wajik itu jg (hahaha maaf lupa namanya).


Kapan ke Barabai? uah pengen, ntr kopdar ya kalau aku ke sana :D

Rhoshandhayani KT said...

wuaaaaaa
pake murakata aja
kalo berseri mah udah banyak dimana-mana
diseringkan aja pake murakata, biar unik. supaya orang2 hafalnya nggak cuma bandung makuta aja, tapi barabai murakata
wkwkwk

Rani Yulianty said...

whuaaa..kuenya kayaknya enak banget, kapan ya bisa ke Barabai...salam kenal, yaa

Lucky Caesar said...

waaah apam nya lebih coklat ya disana mungkin karena pakai gula aren mbak yaa :D yummy banget disantap nanti pas buka puasaa :D heheh makasih sharingnya mbak rindang :D

William Giovanni said...

Saya saat awal membaca, terbaca Apem salah satu jenis kue ternyata berbeda ya. Tempat wisata yang suatu saat semoga bisa saya kunjungi.

Perempuan November said...

aku teringet alm. nenek dan kakekku baca postingan ini mbak, soalnya dulu nenek kakekku sering buat kue yang satu ini. biasanya aku bakal nyemilin sambil lari-lari maen ama temen hahahhaa

erina julia said...

kue apam?
gambarnya kaya kue mangkok gitu ya?
atau beda?

hihihi malah penasaran sama kue apamnya

Jiah Al Jafara said...

Kupikir apem, kaya yg di jawa itu
Tapi kalau dilihat kaya apa ya, gak tau namanya #payah.

Baru tahu jg ada wisata bukit Titi. Ini titi apaan, titi puspa apa titi dj #eh

Perempuan Unik said...

Kue apam ini gorengan atau kaya surabi ya? Pengen coba

Mahadewi Sugiastuti Shaleh said...

Ini apam kaya gimana? Mirip apem? Kalau di Bandung yang mirip apem itu namanya kue cucur.
Bisa dibawa ke luar kota engak ya? Biar bisa jadi oleh-oleh.

Siti mudrikah said...

Di tempatku juga ada kue apam, tp kebih disebut kue apem. Tp beda bentuknya, gk tau deh kalo rasanya beda apa enggak.
Aku baru dengar mb kota Barabai, jdi pengen main kesana.

HELLO FIKA said...

Kuliner kita mirip mirip nih rindang, apam itu kalau di palembang namanya apem, iwak pakasam di palembang namanya bekasem. . xxixixi

ira duniabiza said...

kue apam ya enak... dulu pernah makan waktu mampir ke kalsel dan rasanya beda dengan kue apam dari daerab lain. Hmmmm baru tahu kalau ini jadi menu khas ya ternyara di Barabai,,,

Pertiwi Yuliana said...

Kayaknya enak, nih. Sebetulnya kalo buat kue-kue tradisional kayak gini entah kenapa aku lebih suka tanpa inovasi rasa kayak yang banyak ada sekarang gitu ya. Kue apam ini juga yaudah dua aja gak usah macem-macem nanti malah mengubah kekhasannya wkwkwk

Sayang sekali, ya, kalo lebih awet pasti lebih laris buat buah tangan kalo ke barabai. Mungkin inovasinya bakal lebih cocok di bagian keawetannya daripada rasa. :/

Lendy Kurnia Reny said...

Mirip-mirip sama di Jawa yaa...
Tapi ini apemnya lebih mengkilat...mantap!

Rasanya uda kebayang...
Manis-manis guriih~~ yaa?

Widi Utami said...

Kalo lihat dari bentuknya, beda dengan apem di Jawa ya, Mbak? Boleh dong share bahannya, kali mirip dg apem di jawa.

Kapan ke Barabai?
Ayuk ah. 😍

Siti Faridah said...

kapan ya aku ke Barabai? pengen ke Barabai untuk ketemu teman lama sekaligus mencicipi kue apam

tukang Jalan Jajan said...

Waaahhh... aku belum pernah ke Barabai. bearti klo kesini mesti makan apem nih. secara makanan khas yang harus diicip2 segera

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates