Monday, March 6, 2017

Esensi di Balik Eksistensi

25 tahun, itulah yang akan menjadi tema utama pada tulisanku kali ini. Ya, hari ini aku tepat berusia seperempat abad setelah kelahiranku tahun 1992 silam. Sudah lama hidup dan aku belum bosan dengan dunia. Aih.



Kalau kurenungkan, aku malu dengan usia yang sudah termasuk dewasa ini. Aku masih banyak berleha-leha. Masa produktifku jauh lebih sedikit daripada masa malasku. Semoga aku bisa memperbaikinya di usiaku yang semakin matang ini. Aamiin.

Membahas tentang eksistensi kehidupanku di usia ke-25 ini, sepertinya aku sudah melewati masa itu. Masa ketika aku jauh lebih ingin diakui orang lain daripada memberi arti bagi diri sendiri dan lingkungan. Aku sudah mulai malas update status atau upload foto di media sosial, seperti yang dulu kulakukan untuk memperkokoh eksistensi di antara sesama pengguna media sosial. Hanya di blog sajalah kini aku lebih banyak mengungkapkan keseharianku, itu pun dengan tujuan sharing agar pembaca dapat mengambil hikmah. Bukan hanya sekadar curcol seperti dulu.

Ya, aku mulai tersadar untuk memperkaya esensi kehidupan daripada mencoba menampakkan diri di keramaian sosial. Aku sedang mencoba untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan begitu, setidaknya ada yang bisa dikenang dari keberadaanku di dunia ini yang jelas tak bisa selamanya.

video

Dan yang lebih penting aku bahagia dengan kehidupanku sekarang. Memang tak semua keinginanku sudah tercapai, tapi aku bersyukur sudah berada di titik aku yang sekarang ini. Aku merasa telah banyak nikmat yang kurasakan sehingga tak ada alasan bagiku untuk merasa tidak bahagia. Terserah orang lain melihatku seperti apa, aku tak peduli. Aku bahagia di usiaku sekarang. Aku bahagia menjalani apapun yang sedang menjadi takdirku saat ini dan siap menjemput nasib baik di masa depan dengan usaha yang sedang kuperjuangkan [].



Artikel terkait:
The Day Which I Born
Dua Angka Kembar
Happy New Year

28 comments:

Nurul Fitri Fatkhani said...

Wah...mbak Rindang masih muda ya...
Masih bisa produktif dan aktif bermanfaat untuk orang lain. Semoga sehat dan sukses selalu.

Tukang Jalan Jajan said...

Selamat ulang tahun Ka Rindang. Semoga makin hits dan terus bersinar terang benderang sepanjang waktu. Tetap bahagia dan selalu tersenyum penuh cinta

Atanasia Rian said...

Selamat ulang tahun ya mba. Wish y all the best yaaaa. Sukses buatmu

Perempuan November said...

Selamat ulang tahun mbak. Semoga apa yang diingin tercapai ya. Sehat selalu...

Sri Luhur Syastari said...

Selamat ulang tahun, mbak! Yap, yang paling penting adalah kitanya bahagia. Orang lain hanya penonton, kitalah pemeran utamanya. Jadi, lakukan apapun asal sesuai dengan ajaran agama dan tidak bikin kita tertekan melakukannya :)

Yesi Intasari said...

wah selamat ya mba barrakallah.. ternyata umur kita ga beda jauh mba :D

Dikki Cantona Putra said...

Selamat ulangtahun ya mba. Semoga di umur yang ke 25 bisa masuk ke masa produktifitasnya dan keinginannya tercapai

Noni Rosliyani said...

Hidup masih panjang. Masih banyak yang perlu diperjuangkan. Selamat ulangtahun yaa..

Murni Rosa said...

Waah... Happy birthday, Rindang!! Masih muda, koq! Tapi emang iya sih, jangan disia-siakan waktu, selagi masih sanggup ngapa2in.
Semangat, yaa! :)

ira duniabiza said...

mba rindang selamat ulang tahun ya. 25 tahun usia perak nih. semoga makin berkah dan rezekinya terus melimpah. soal esensi itu memang yang paling utama ya mba, apalah artinya eksistensi tanpa esensi. tsah..

Oky Maulana said...

wah, selamat ya! akhrnya udah masuk dimasa yg kata orang masa paling berat.

Lendy Kurnia Reny said...

Barakallah fii umriik, Rindang.
Semoga tulisannya kerap menginspirasi banyak mata yang membaca blog Rindang.

April Hamsa said...

Selamat ultah Mbak Rindang. Btw aku kmrn nonton video ttg "time zone" gtu. Katanya ada org yang sukses usia seian tapi meninggal usia sekian, sebaliknya baru ada yg sukses usia sekian tapi meninggalnya jauh lbh lama dr org yg pertama. Jd intinya semua org ada maanya buat "sukses" dan tdk ada kata terlambat kalau mau mulai sesuatu yang dulu2 blm kita lakukan, semangat mabk :)

Rindang Yuliani said...

Aamiin. Terima kasih banyak atas doanya Mbak Nurul.

Rindang Yuliani said...

Aamiin. Doa2 yg sama juga untuk Mas Don.

Rindang Yuliani said...

Aamiin. Terima kasih Mbak Rian.

Rindang Yuliani said...

Aamiin, terima kasih Mbak Diah.

Rindang Yuliani said...

Benar sekali Mbak Ayi. Hanya kita dan Tuhan yg tahu persis diri kita sebenarnya.

Rindang Yuliani said...

Toss dulu Mbak Yesi karena seumuran. Hehe

Rindang Yuliani said...

Aamiin. Terima kasih banyak Mas Dikki atas doanya.

Rindang Yuliani said...

Terima kasih banyak Mbak Noni atas nasihat dan ucapannya.

Rindang Yuliani said...

Semangat juga untuk Mbak Murni Rosa 😊

Rindang Yuliani said...

Tsaah. Bisa aja Mbak Ira. Aamiin.

Rindang Yuliani said...

Paling berat masalahnya ya Mas Oky?

Rindang Yuliani said...

Aamiin. Terima kasih banyak Mbak Lendy.

Rindang Yuliani said...

Wah aku mau nonton videonya juga ah. Hitung2 buat refleksi saat pertambahan usia.

herva yulyanti said...

Mba Masih unyu2 banget :) semoga cita2 yang belum terlaksana bisa segera tercapai y mba aamiin

Rindang Yuliani said...

Aamiin, terima kasih doanya Mbak Herva.

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates