Tuesday, August 30, 2016

Wisuda, Sebuah Hadiah Kecil untuk Mama-Bapa


Hari ini 30 Agustus 2016, adikku diwisuda setelah menyelesaikan masa kuliah 3 tahunnya di Jurusan Alat Berat, Politeknik Banjarmasin. Bukan hanya dia yang senang, tapi kami juga sekeluarga. Bagaimana tidak, mungkin benar yang menjalani perkuliahan dan lika-likunya dia seorang. Tapi dibalik keberhasilannya menyelesaikan kuliah, ada peran keluarga yang sangat besar. Terutama mama, beliaulah yang membuat adikku bisa menyandang gelar Ahli Madya sebahagia sekarang ini.

Acara wisuda adikku kemarin, mengingatkanku pada acara wisudaku setahun lebih yang lalu. Tepatnya pada tanggal 16 Juni 2015. Setelah berjibaku dengan skripsi selama 2 tahun, aku berhasil menyandang gelar sebagai Sarjana Sains bidang Biologi di Fakultas MIPA ULM. Meski terlihat seorang diri, tapi jerih payahku mengejar gelar sarjana ternyata tak sendirian. Ada support dari keluarga dan teman-teman yang menguatkanku.


Meski wisuda hanya momen sesaat. Kebahagiaannya kuharap menyeluruh dan selamanya. Seperti kebiasaan di keluarga besarku, satu anggota keluarga wisuda, semuanya bisa merasakan kebahagiaannya. Terutama mama dan bapa, terlihat jelas pancaran kebahagiaan mereka bisa menyekolahkan anak-anak mereka sampai ke jenjang yang lebih tinggi daripada mereka dahulu.

Teringat jelas bagaimana perjuangan mama dan bapa yang harus LDR untuk menghidupi dan memenuhi kebutuhan kuliah kami. Bapa yang harus banting tulang jauh di luar kota, membuat kami hanya bisa bertemu beberapa kali dalam setahun. Mama yang rela hidup sendiri di rumah kami, namun tak pernah lupa untuk tetap mengontrol anak-anaknya dari jauh. Sungguh, jasa kalian berdua takkan bisa menandingi apapun yang kami berikan kepada kalian.


Semoga wisuda adalah hadiah kecil yang tepat untuk keringat yang telah berjatuhan di tubuh Mama dan Bapa. Perjalanan kami masih panjang, namun wisuda adalah perayaan terima kasih kami atas semua yang telah Mama dan Bapa korbankan selama ini. Tetap doakan kami agar menjadi anak yang sukses dan berbakti pada kalian berdua.

0 comments:

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates