Thursday, August 4, 2016

Harlequin Medical Romance

Ada kalanya aku ingin membaca novel dengan cerita yang ringan dan menghibur. Satu-satunya cara tercepat untuk memuaskan dahaga tersebut adalah dengan membeli buku onlline, karena bagiku akses offline ke toko buku dan perpustakaan cukup buruk. Sudah pernah kuceritakan pada postingan yang berjudul Drama Bookholic di Kota Kecil.

Sebenarnya aku bisa dengan cepat memilih satu dua novel teenlit atau young adult dari toko buku online yang kelayapan di timelineku, tapi setelah membaca resensi dari beberapa novel yang kuincar aku jadi mengurungkan niat tersebut. Jalan ceritanya kebanyakan klise. Meskipun ringan, alur cerita dalam novel yang ingin kubaca tetap menjadi pertimbangan yang utama.

Maka kujatuhkanlah pilihan pada Harlequin. Sebuah lini penerbit dari luar yang fokus novelnya pada cerita cinta yang ringan namun tidak klise. Bukan berarti novel terbitan dalam negeri jelek semua, hanya saja waktu itu aku tidak menemukan sinopsis novel yang menarik hati. Agar tetap berbobot dan sesuai selera, aku menjatuhkan pilihan pada harlequin medical romance. Dunia kedokteran yang di dalamnya penuh cinta adalah hal yang menarik untuk dibaca. Akhirnya aku membeli 2 novel harlequin, judulnya yaitu Dokter Playboy dan Kekasih Sang Dokter Sisilia. Kedua novel tersebut adalah harlequin pertama yang pernah kubeli.

My first harlequin

Pertama kali aku membaca Dokter Playboy dengan tokoh utama Seb dan Joanna. Seb adalah dokter pengganti di desa tempat Joanna berpraktik. Seb sempurna di mata semua perempuan dan Joanna sudah pernah mengenalnya saat kuliah kedokteran dulu. Hubungan mereka awalnya tidak terlalu baik karena perbedaan sudut pandang dan karakter pribadi yang menjulang.

Namun cinta berkembang di desa kecil tersebut saat mereka berjuang bersama menghadapi beragam pasien dengan banyak keluhan. Endingnya tentu saja mereka akan menikah. Selain cerita cintanya yang ringan tapi manis, aku juga suka dengan setting Pedesaan Devon. Imajinasiku berkembang dengan sempurna membayangkan betapa asrinya pedesaan sudut Inggris tersebut.

Novel kedua, Kekasih Sang Dokter Sisilia ceritanya tak jauh berbeda dengan novel pertama. Penulis kedua novel ini memang sama yaitu Sarah Morgan. Inti ceritanya juga tentang dokter pengganti bernama Gio dan rekannya Alice di desa tepi laut bernama Cornwall. Perbedaan cerita dari novel pertama yaitu kedua tokoh utama belum pernah saling mengenal. Gio berasal dari Sisilia dan berprofesi sebelumnya sebagai dokter bedah. Beberapa istilah dalam bahasa Italia banyak keluar dari mulut Gio dalam novel ini seperti cara mia, tesoro, dan buongiorno. Sedangkan Alice adalah warga negara Inggris asli dan mempunyai cara pandang yang sinis terhadap cinta.

Selain Desa Cornwall di Inggris, novel ini juga bersetting di Sisilia. Gio menerbangkan dirinya dan Alice ke negara tersebut dalam rangka mendapatkan cinta Alice. Hati Alice yang dingin dan tertutup untuk perasaan yang menurutnya tidak ada, menolak dengan halus. Tapi  setelah drama yang manis, mereka akhirnya berencana menikah. 

Bagian yang sedikit membuat jengah bagiku adalah bagian adegan dewasanya yang memang menjadi ciri khas novel harlequin. Boleh dilewati jika memang kurang sreg membacanya.

Sesuai dengan genrenya, kedua novel ini banyak membahas sisi medis. Ada beberapa pengetahuan yang kudapat dari beberapa kasus penyakit yang terjadi di kedua novel ini. Salah satunya adalah mengenai ikan weaver (Trachinus draco) yang beracun dan mematikan. Selain itu, sisi kemanusiaan dalam kedua novel ini juga ditonjolkan sesuai profesi dokter yang disandang oleh kedua tokoh utama. Aku suka.

Quote dari novel Sang Dokter Playboy

Quote yang menggambarkan benang merah kedua novel ini terdapat pada novel Kekasih Sang Dokter Sisilia.

Sebagaimana virus, cinta punya keterbatasan.

Biarkan saja, maka tubuh akan menyembuhkannya sendiri.

0 comments:

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates