Thursday, April 7, 2016

Crocodylus intermedius

Klasifikasi
Kingdom :Animalia
Filum   : Chordata
Kelas   : Reptilia
Ordo    : Crocodylia
Famili  : Crocodylidae
Genus  :Crocodylus
Spesies: Crocodylus intermedius

Deskripsi:
Crocodylus intermedius (Buaya Orinoco) adalah jenis buaya yang terancam punah. Ukuran panjang tubuh dewasa adalah sekitar 3-4,8 m. Berat badan untuk betina dewasa adalah 200 kg dan 380 kg untuk pejantan. Buaya Orinoco mempunyai moncong yang relatif panjang dan berwarna kekuningan dengan garis coklat tua. Crocodylus intermedius seperti pada famili Crocodylidae lainnya merupakan hewan yang berkembang biak secara musiman. Masa kawin pada musim semi ketika air hangat. Famili ini berkembang biak dengan bertelur dan fertilisasinya secara internal. Setelah melahirkan, induk buaya melakukan parental care.
Buaya ini dapat bergerak dengan sangat cepat pada jarak pendek, bahkan juga di luar air. Binatang ini memiliki rahang yang sangat kuat, yang dapat menggigit dengan kekuatan luar biasa, menjadikannya sebagai hewan dengan kekuatan gigitan yang paling besar. Gigi-gigi buaya ini runcing dan tajam, amat berguna untuk memegangi mangsanya. Seperti pada buaya lain, buaya ini menyerang mangsanya dengan cara menerkam sekaligus menggigit mangsanya itu, kemudian menariknya dengan kuat dan tiba-tiba ke air. Oleh sebab itu otot-otot di sekitar rahangnya berkembang sedemikian baik sehingga dapat mengatup dengan amat kuat. Mulut yang telah mengatup demikian juga amat sukar dibuka, serupa dengan gigitan tokek. Akan tetapi sebaliknya, otot-otot yang berfungsi untuk membuka mulut buaya amat lemah. Cakar dan kuku buaya ini pun kuat dan tajam, akan tetapi lehernya amat kaku sehingga buaya ini tidak begitu mudah menyerang ke samping atau ke belakang.
Keberadaan Buaya Orinoco sangat terancam akibat perburuan yang berlebihan. Selama 1940-an sampai 1960-an, ribuan binatang-binatang tersebut disembelih di Sungai Orinoco dan lahan basah Llanos. Buaya Orinoco diberikan status dilindungi di tahun 1970-an. Sekarang dilindungi di Venezuela dan Kolombia. Selain perburuan, ancaman yang menimpa Buaya Orinoco juga mencakup polusi dan pengoleksianbinatang untuk dijual di perdagangan hewan hidup.


Habitat:
Crocodylus intermedius berhabitat di sungai air tawar. Crocodylus intermedius banyak ditemukan di air tawar di utara Amerika Selatan, khususnya Sungai Orinoco.

Potensi:
Crocodylus intermedius berpotensi sebagai predator puncak di ekosistem air tawar. Hampir semua hewan di sekitar habitatnya merupakan mangsa yang empuk bagi Crocodylus intermedius. Ada laporan serangan pada manusia, tapi kemungkinan ini sangat kecil mengingat tingkat populasinya yang rendah dari spesies ini dan isolasi dari pemukiman manusia yang besar. Kulit dari Crocodylus intermedius seperti pada buaya lainnya juga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai macam kerajinan seperti tas, sepatu dan dompet.

Sumber Pustaka:
KSH.2009.Crocodyliawww.ksh.biologi.ugm.ac.id Diakses pada 2 Desember 2011
Wikipedia.2010.Orinoco Crocodilewww.wikipedia.com Diakses pada 2 Desember 2011

0 comments:

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates