Sunday, August 30, 2015

Kurang Percaya Diri

Kali ini aku akan bercerita tentang kelemahanku. Semoga tidak termasuk menyebarkan aib karena tujuanku hanya sekedar sharing. Perlu diketahui kelemahanku yang satu ini tak pernah kuceritakan pada siapapun selain di postingan ini. Kelemahanku tersebut adalah kurang percaya diri. Jika ini kusampaikan dengan orang-orang yang kenal denganku di dunia nyata mungkin saja ada yang tidak percaya. Karena secara umum aku dikenal sebagai pribadi yang penuh percaya diri, setidaknya ini dibuktikan dengan seringnya aku tampil di depan khalayak ramai.

theglobalsuccessacademy.com

Tapi percaya tidak percaya ada sebagian dari diriku yang merasa kecil di saat-saat tertentu. Misalnya ketika berada di lingkungan baru, saat memperkenalkan karyaku, atau ketika mempromosikan dagangan. Di satu sisi aku bersikap begitu untuk menghindari pamer diri, tapi setelah dipikir-pikir sepertinya sifat tersebut lebih cenderung ke rasa kurang percaya diri atau mungkin juga malu. Meskipun dalam kenyataannya aku sama sekali tidak cocok untuk disebut pemalu. Ya ada beberapa sifatku memang yang kontradiktif, oleh karena itu di akun instagram dulu kutulis ambivert sebagai bio-ku.

Sifat rendah diriku ini memang tidak pernah kuperlihatkan secara terang-terangan. Aku hanya berperang melawan diriku sendiri. Ketika sifat positifku menang maka aku akan muncul ke permukaan, namun jika kalah aku akan menyudut bersama rasa maluku.

Adakah yang punya sifat begini juga? Jika ada, share bagaimana cara mengatasinya ya.

Saturday, August 29, 2015

Investasi bagi Pemula

Aku dan suami sepakat untuk menyisihkan sebagian uang bulanan kami untuk investasi. Sebagai orang yang benar-benar baru di dunia investasi (bahkan sekarang masih di pintu gerbang, belum berani masuk), tentu bentuk investasi yang akan kami pilih masih yang sederhana saja. Belum kebayang tentang saham dan surat-surat obligat, sekarang masih harus banyak belajar tentang hal-hal tersebut. Ada 3 bentuk investasi yang salah satunya akan kami pilih menjadi bentuk investasi pertama kami.

1. Beli Emas
Yang terbayang di benakku mekanisme untuk pilihan pertama ini adalah yang paling mudah. Setiap bulan, kami hanya perlu menyisihkan uang sekian rupiah untuk dibelikan emas (batang/perhiasan) untuk kemudian disimpan di rumah atau di bank selama sekian tahun tergantung tujuan finansial keluarga.

2. Ikut Program Cicilan Emas
Di bank tempat rekening suami terdaftar, ada program cicilan emas dengan jangka waktu 2-5 tahun. Nasabah membayar 20% uang muka dari total harga emas saat ini, selanjutnya cicilan perbulan disesuaikan dengan waktu yang diinginkan oleh pembeli. Ketika cicilan sudah lunas, emas batangan sekian (kilo)gram dapat kita ambil atau disimpan di bank tersebut atau juga boleh dijual

3. Ikut Asuransi
Meskipun asuransi identik dengan program perlindungan jiwa, namun sekarang ini ada berbagai produk asuransi yang bentuknya investasi. Ada satu perusahaan asuransi yang sudah ku-kepo-in produknya dan aku tertarik dengan asuransi pendidikan untuk anak. Tahu sendiri kan ya biaya pendidikan makin lama makin mahal, mempersiapkannya sejak dini adalah salah satu solusi sekaligus investasi juga karena ada sistem bagi hasil disana.

Sekali lagi kami benar-benar baru dalam dunia investasi, jadi masih belum bisa memutuskan diantara ketiga bentuk investasi tersebut mana yang akan kami pilih. Btw, jika kamu punya rekomendasi atau tips tentang investasi bagi pemula silakan bagi di komentar di bawah ya. . .

Thursday, August 20, 2015

Tips Menjaga Kesehatan

Beberapa minggu terakhir aku sedang tidak fit. Dua minggu yang lalu aku demam plus batuk-batuk sampai muntah. Perlu berobat ke dua dokter yang berbeda baru benar-benar sembuh. Setelah sembuh, eh nyambung lagi dengan flu ringan hingga sekarang. Aih, udara memang sedang tidak sehat. Musim kemarau sedang melanda, otomatis debunya menjadi sumber penyakit bagi yang punya riwayat penyakit pernapasan sepertiku. Lagipula sepertinya imunitas tubuhku juga sedang jelek. Aktivitasku padat tapi jarang minum suplemen.

Berikut ada beberapa tips untuk menjaga kesehatan ala aku. Boleh dibilang aku jarang sakit karena disiplin menerapkan tips-tips berikut.

1. Makan teratur
Idealnya sih 3 kali sehari, tapi jika terbiasa hanya 2 kali sehari juga tidak apa-apa asal waktunya sama setiap hari. Makan teratur meskipun tidak dalam porsi banyak membuat pencernaan kita sehat. Setidaknya kita terhindar dari sakit maag.


2. Banyak minum air putih
Jangan pusing mengenai jumlah gelas atau berapa liter air yang harus dikonsumsi. Yang jelas, tubuh punya alarm sendiri ketika ia butuh air. Saat kita haus, usahakan sesegera mungkin kita harus minum. Oleh karena itu sebaiknya kita harus selalu sedia botol minum berisi air di dekat tubuh kita.



3. Minum suplemen
Suplemen dapat berupa susu, vitamin, atau obat penambah tenaga yang terbukti sehat dan cocok untuk tubuh kita. Di masa pancaroba seperti ini, dimana cuaca sering berubah-ubah adalah saat yang tepat untuk mengonsumsi suplemen. Aku pribadi sih biasanya mengonsumsi vitamin C dan minum madu.


4. Olahraga dan jangan malas gerak
Olahraga adalah hal yang cukup susah diteraturkan bagiku. Rutinnya sih aku olahraga cuma 2 minggu sekali, itu pun karena ikutan jadwal di tempat kerja. Cara menyiasatinya adalah dengan banyak bergerak setiap hari. Meskipun hanya berjalan kaki itu juga kan sebenarnya olahraga, tinggal dipanjangin waktunya aja.


5. Pijat
Nah biasanya kalau mulai ada gejala mau sakit seperti pegal, suhu tubuh meningkat, atau sakit kepala aku minta dipijat dulu sama mbok pijat langganan. Sakit-sakit ringan yang biasanya langsung hilang tanpa harus ke dokter. Selain itu pijat juga membantu merilekskan urat dan syaraf yang kaku karena kesibukan rutinitas.


Itu adalah tips menjaga kesehatan dariku. Ingin menambahkan? Silakan tulis di kolom komentar ya ...

Sunday, August 16, 2015

Pawai Obor dan Upacara Taptu


Tadi malam, tanggal 16 Agustus 2015 telah dilaksanakan pawai obor dan upacara taptu yang diikuti oleh anggota pramuka sekecamatan Batang Alai Utara. Aku beruntung bisa ikut menyaksikan karena diajak suamiku kesana, maklumlah kami berdua sama-sama eks anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) yang aktif juga dulu pada zamannya.

Ketemu teman lama

Biasanya perayaan taptu digelar setiap tanggal 14 Agustus sekaligus memperingati Hari Pramuka. Tahun ini diselenggarakan tanggal 16 Agustus, mungkin karena pemilihan hari yang bertepatan dengan hari minggu. Sedangkan tanggal 14 yang lalu jatuh pada hari kamis sehingga kalau dilaksanakan jadinya pas malam jumat.

Aku kurang tepat mungkin dalam mengira-ngira, tapi untuk memperjelas gambaran kegiatan kurang lebih tadi ada 30 anggota pramuka yang ikut sebagai peserta. Selain itu ada pula para peninjau, seperti aku dan suami yang tidak ikut acara hanya menonton. Tak pakai seragam sih kemaren.

Apel di depan Koramil

Pawai obor dilakukan melewati jalur yang memutar dari jalan raya Ilung, masuk ke daerah Sungai Nangka, lalu tembus ke lapangan sepak bola dan kembali lagi ke titik start yaitu di depan Koramil Ilung. Ramai juga acara pawainya karena yang bukan peserta pun ikut-ikutan berarak di belakang rombongan yang memegang obor. Belum lagi antusias warga yang rumah mereka dilewati oleh rombongan.

Foto di depan tugu pahlawan
Acara kemudian diilanjutkan dengan upacara taptu atau upacara renungan suci dan ziarah makam pahlawan. Taptu kemarin malam diadakan di depan tugu pahlawan di Desa Telang, lumayan jauh dari Koramil sehingga peserta diangkut menggunakan mobil polisi dan mobil pemadam kebakaran. Acara taptu sendiri di dalamnya meliputi pembacaan sejarah singkat mengenai perjuangan pahlawan yang bersangkutan, doa bagi mereka, dan pembacaan Tri Satya Pramuka. Aih, jadi nostalgia waktu dulu masih aktif-aktifnya menjadi anggota pramuka.

Sekitar pukul 10 malam, acara pun selesai. Setelah berbicara dengan beberapa teman senior di DKC, kami berdua pun pulang ke rumah.

Upacara di depan tugu pahlawan

Monday, August 10, 2015

Tertampar

Hari ini aku merasa tertampar ketika seorang siswa berjalan mendekat kepadaku di tengah-tengah pelajaran sedang berlangsung di kelas.

Dia berkata, "Ustadzah, ustadzah, abah ulun kada suah sembahyang*"

Jlebb. Itu jlebb banget nak, kena di hatiku. Bagaimana tidak, aku pun seringkali galau melihat orang-orang dekat yang tidak shalat. Menyuruh mereka shalat kadang tak enak, karena sudah pasti mereka pun tahu kewajiban shalat. Tidak diingatkan, aku sendiri jadinya resah. Jalan terbaik biasanya nama mereka kumasukkan di urutan teratas dalam doaku agar diberi hidayah untuk ringan mengerjakan shalat 5 waktu. Bukankah lebih nikmat rasanya ketika shalat didasari oleh kesadaran kita sendiri, bukan karena disuruh orang lain?

Bagaimana dengan "pengaduan" si anak tadi? Kukatakan saja padanya supaya dia berbicara pada ayahnya agar mau mengerjakan shalat. Eh, si anak malah menyahut "Sudah ustadzah, tapi waktu aku ke toko ternyata Ayah tetap tidak shalat". Ya, keluarganya memang punya sebuah toko. Rasa jlebb di hatiku semakin bertambah. Ya sudah kataku dengan mencoba bijak dan berbagi tips untuk mengatasi masalah tersebut, "Kamu doakan saja setiap selesai shalat agar ayah segera sadar ya". Dia pun mengangguk. Saat dia kembali ke tempatnya lah aku merasa bekas tamparan itu masih ada, hingga sekarang.

honeyizza.wordpress.com

Aku tertampar dengan kenyataan bahwa ada sebagian orang tua yang ingin anaknya saleh namun dia sendiri tidak mencontohkan hal saleh ketika berada di rumah. Sekolah tempatku mengajar boleh dibilang sebagai sekolah unggulan di kabupaten karena memadukan ilmu pengetahuan dan agama secara seimbang. Orang tua rela membayar lebih daripada sekolah di tempat lain agar anaknya mendapatkan pengetahuan umum dan agama yang bagus. Namun melihat faktanya aku jadi ragu dengan tujuan tersebut, mungkin saja ada tujuan lain. Misalnya karena orang tua memang tidak bisa mengajari ilmu-ilmu tersebut di rumah atau karena mereka ingin sekolah sekaligus sebagai tempat penitipan anak karena mereka pun bekerja seharian. Ya, rata-rata orang tua dari siswaku adalah pekerja di luar rumah.

Sebaik-baiknya sebuah sistem di sekolah berjalan jika tidak didukung oleh peran orang tua maka hasilnya tidak akan maksimal. Ketika si anak kembali ke rumah ternyata konsep kehidupan di rumah bertentangan dengan yang ada di sekolah, anak akhirnya akan kebingungan dengan adanya standar ganda yang ia lihat. Hasilnya anak mungkin akan lebih menerapkan sistem di rumah karena lebih longgar dan itu adalah sifat alami manusia yaitu ingin menghindari hal yang lebih berat. Perlu diketahui bahwa siswa yang berbicara denganku tersebut bukanlah siswa yang termasuk the best di antara teman-temannya, bahkan termasuk dalam kategori "sangat aktif". But see, dia memikirkan hal tersebut dan akhirnya memilih untuk mengungkapkannya padaku. Dia bingung, itu saja.

(Semoga engkau dapat menjadi jalan hidayah bagi orang tuamu)

*Ayah saya tidak pernah shalat

Monday, August 3, 2015

Tips Panjang Umur

Di setiap perayaan ulang tahun, seringkali kita berdoa agar diberi umur yang panjang. Pertanyaannya adalah bolehkah kita berdoa seperti itu dan yang lebih penting lagi adalah bisakah Allah memperpanjang umur kita sedang kabarnya usia kita telah ditentukan bahkan sebelum kita dilahirkan ke dunia. Berikut tips dari aku agar umur terasa panjang.

1. Kurangi Waktu Tidur
Mengapa tidur harus dikurangi waktunya agar kita mendapat umur yang panjang? Karena tidur mengurangi waktu produktif kita, sedang saat tidur waktu tetap berjalan. Jika dalam sehari kita tidur 10 jam, maka kita hanya hidup 14 jam dalam sehari. Bukankah ketika tidur, kita sedang "tidak hidup"? Kalikan saja andai batas usiamu 63 tahun, dikurangi 10 jam setiap hari sehingga usia berkurang hingga hampir separonya, hanya sekitar 40 tahunan saja lagi.


www.slideshare.net

2. Perbanyak Kegiatan Positif
Pernah tidak merasa ketika dalam satu hari kita banyak melakukan kegiatan, terutama yang positif maka waktu terasa lebih panjang? (Bukan lama, karena kalau terasa lama itu artinya kamu sedang bosan menunggu). Berbeda halnya ketika kamu berleyeh-leyeh atau tiduran saja tanpa melakukan aktivitas positif, maka waktu terasa pendek dan berlalu tiada arti. Maka berkegiatanlah, agar waktumu lebih maksimal, agar umurmu lebih panjang. Apa yang bisa kita peroleh dengan bermalasan sedang waktu tetap berjalan? Tak ada, kecuali umur yang semakin menua. Hendaknya semakin tua umur kita, semakin banyak hal yang kita hasilkan atau dapatkan.


3. Berdoa Agar Umur Berkah
Ini yang paling penting, buat apa umur panjang tapi tak berkah? Tentang batas umur itu adalah hak prerogatif Allah. Apakah bisa diperpanjang atau diubah, itu pun kehendak Allah. Berdoa agar umur panjang pun tak ada salahnya, tapi sebaiknya tambahkanlah doa agar umur kita yang panjang tersebut juga diberi keberkahan. Salah satu cara mendapat keberkahan adalah dengan menggunakan umur kita untuk melaksanakan ibadah dan perintah-Nya.
 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates