Saturday, July 5, 2014

Serba-serbi Tadarus Al-Qur'an

Tadarus Al-Qur'an artinya mempelajari Al-Qur'an. Pada praktiknya dalam tadarus Al-Qur'an ada beberapa orang yang duduk melingkar, satu orang membaca Al-Qur'an dan yang lain mendengarkan sekaligus mengoreksi jika bacaan Al-Qur'an orang tersebut tidak sesuai tajwid. 

Namun, biasanya sekarang ini bertadarus Al-Qur'an hanya sekedar membaca dan mendengarkan. Jarang ada yang mengoreksi jika terdapat bacaan yang salah. Entah yang mendengar ini memang tidak paham tajwid atau sebenarnya malah tidak mendengarkan. Hal ini perlu segera diperbaiki, karena jika tidak maka tujuan tadarus al-qur'an itu sendiri tidak akan tercapai, yaitu mempelajari Al-Qur'an. Juga karena jika hanya membaca Al-Qur'an saja, bisa dilakukan sendiri dengan tilawah tanpa perlu duduk melingkar bersama-sama.

koding-kn.blogspot.com

Di bulan Ramadhan seperti sekarang ini, tadarus Al-Qur'an biasanya dilakukan setelah shalat tarawih di surau atau masjid dan menggunakan pengeras suara. Mengingat hal ini, peran korektor memang sangat diperlukan. Karena yang mendengarkan bacaan kita tidak hanya orang-orang yang duduk melingkar di dekat kita tapi juga terdengar oleh seluruh masyarakat di sekitar surau atau masjid.

Kelompok tadarus ini biasanya mengkhatamkan Al-Qur'an satu kali dalam satu bulan Ramadhan. Namun juga ada yang berkali-kali. Di kampungku, jika bacaan Al-Quran sudah sampai tepat di tengah-tengah yaitu di juz 15 dan melewati kata wal yatalaththaf maka akan diadakan selamatan kecil. Khusus untuk orang-orang yang mengikuti tadarus saja dengan konsumsi yang dibawa oleh masing-masing orang berupa kue dan air minum. Begitu pula ketika saat khatam.

#30HariNgeblogTemaRamadhan

0 comments:

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates