Tuesday, July 29, 2014

Makanan Khas Lebaran

Berikut adalah makanan-makanan khas lebaran di keluargaku.

1. Soto Banjar
Dimasak dengen resep keluargaku, soto ini sangat mantap untuk dinikmati pagi-pagi sebelum atau setelah shalat Ied. Dijadikan suguhan buat tamu juga oke. Ayam yang dimasak biasanya dipotong sendiri dari kandang di belakang rumah. Apalagi ditambah dengan perasan limau kuwit. Aih., sedapnya.


2. Bubur Ayam
Bubur ayam masakan mamaku beda dengan bubur yang dijual sama penjual bubur pagi-pagi. Bubur ayam Banjar, kalau boleh kusebut. Rasa ayamnya terasa banget berpadu dengan rasa lemak yang khas karena ditambah santan.


3. Nasi Kuning Masak Habang
Nasi kuning ini juga khas Banjar. Dengan warna kuning asli dari ekstrak kunyit yang diparut dan rasa lemak santan yang nggak setengah-setengah, nasi kuning  resep keluargaku berasa banget yummynya. Lauknya kalau nggak ayam ya telur rebus dimasak dengan kuah masak habang, semacam bumbu dari cabai merah besar yang dimasak.

4. Tape Ketan Hijau
Tape ketan hijau juga merupakan penganan khas lebaran di keluargaku, bahkan di kampungku. Membuat tape ini tidak bisa sembarangan, pembuatnya harus benar-benar steril lahir dan batin. Oleh karena itu, tidak semua orang bisa membuatnya. Mama biasanya minta bikinkan dengan tetangga yang jago dan berpengalaman dalam membuat tape ini. Rasanya enak (bagi yang suka) dan hangat di perut. Asal jangan kelamaan menyimpannya karena kandungan alkohol yang terdapat di tape akan semakin meningkat dan menimbulkan rasa yang nyelengit.


5. Kue Apam
Nenekku jago sekali membuat kue apam khas Barabai,daerahku. Sama seperti apam, membuat kue apam juga tidak semua orang bisa. Kalau tidak bisa, hasil kuenya akan aneh. Entah rasa yang kurang mantap, atau tekstur yang kurang bagus. Di keluarga besar mamaku, kue apam buatan nenek jadi penganan best seller yang paling dicari-cari.

0 comments:

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates