Saturday, May 31, 2014

My Mading

Kalau boleh tahu, apa isi mading di kamarmu? Kalau aku seperti yang terlihat dalam foto ini.




Apakah jenis isian madingmu sama dengan madingku? Foto, jadwal, kata-kata mutiara, dsb. Atau jangan-jangan kamu tidak mempunyai mading?

Ah ayolah, hidup itu indah. Salah satu cara menikmatinya menurutku adalah dengan membuat mading dan menempelinya dengan berbagai hal yang mampu menambah semangat hidup kita saat melihatnya.

Thursday, May 29, 2014

Journey of Finding Giganto

Judul : Giganto,
Primata Purba Raksasa di Jantung Borneo
Penulis : Koen Setyawan
Penerbit : Edelweiss
Tahun terbit : 2009
Serangkaian kejadian misterius berlangsung di jantung rimba Kalimantan. Seorang bocah hilang yang mengaku diselamatkan raksasa mitologi, seorang peneliti orang utan yang kehilangan jejak objek penelitiannya, seorang antropolog yang ambisius, seorang pemburu legenda yeti dari Vietnam, dan seorang bekas pemburu liar yang telah bertobat. Semuanya bersatu dalam dalam sebuah tim gabungan. Tujuannya adalah menemukan kembali seorang peneliti orang utan yang hilang secara misterius di Hutan Larangan, hutan hujan tropis alami yang tersembunyi dari mata dunia luar selama ribuan tahun oleh larangan kuno yang melibatkan perjanjian zaman batu antara ras manusia dan ras primata raksasa, Gigantopithecus blacki, kera raksasa setinggi 3 meter yang dianggap punah seratus ribu tahun yang lalu.

Dipimpin oleh Chaudry Teja dan dipandu oleh Erwin Danu, tim itu menantang tabu kuno, menyusuri sungai berarus liar, menjejak bukit karang nan terjal, berdebar menembus jnatung Hutan Larangan. Ketika menginjakkan kaki di sana, mereka bukan saja menemukan sebuah dunia yang hilang, melainkan juga harus berhadapan langsung dengan sang makhluk mitologi itu sendiri. Peristiwa-peristiwa selanjutnya merubah masa depan surga Kalimantan terakhir itu untuk selamanya.
**

Aku suka novel-novel jenis ini. Science fiction, atau novel-novel yang perbedaan antara fakta dan fiksinya tipis. Aku menyukai itu. Apalagi novel ini juga berlatar belakang hutan Kalimantan yang notabene tempat dimana aku tinggal.

Kekuatan novel ini terletak pada tema yang diangkat serta banyaknya informasi paleontologi yang termuat dalam novel ini. Sehingga membuatku penasaran dengan latar belakang penulisnya, Koen Setyawan. Sayang sekali, setelah kucari-cari tidak terdapat catatan tentang penulis pada novel ini. Baru pertama kali kutemui buku tanpa catatan tentang penulisnya selain Tere Liye pada beberapa bukunya.

Pada beberapa haalaman, buku ini juga dihiasi oleh sketsa yang narasinya mungkin tidak bisa dibayangkan oleh pembaca. Ini sangat membantu sekali. Misalnya pada halaman 110 terdapat sketsa binatang bernama binturong, bagi pembaca yang baru mendengar binatang jenis ini pasti akan sangat terbantu membayangkan penampakan binatang ini seperti. Tema mitos tentang Hutan Larangan dan kera mitologi pun merupakan kekuatan yang dapat membuat pembaca yang haus bacaan ilmiah namun menghibur sepertiku tertarik. Entah benar atau tidak tentang Hutan Larangan itu sendiri di dunia nyata. Setahuku di wilayah-wilayah konservasi, mitos-mitos seperti itu sengaja diturunkan ke setiap generasi sebagai usaha melestarikan alam. Agar tidak ada yang berani menjamah keperawanan hutan tersebut, itu tujuannya.

Kekurangan novel ini menurutku terdapat pada tata bahasanya yang sedikit aneh dan kalimat-kalimat yang menurutku lumayan susah untuk dipahami. Jadi harus pelan-pelan membacanya. Selain itu isi back cover synopsisnya menurutku ada yang tidak sesuai dengan isi novelnya sendiri. Mau tahu apa? Silakan baca sendiri isi novelnya J


Meskipun terdapat beberapa kekurangan tersebut dan ending yang terjadi pada novel ini sedikit menyedihkan, namun novel ini merupakan salah satu novel yang akan kurekomendasikan bagi pembaca cerdas. Karena temanya yang tidak biasa dan rangkuman antara pengetahuan dan mitos yang cukup apik ada pada novel ini.

Wednesday, May 28, 2014

The Liebster Award, Ajang Silaturahmi Para Blogger

The Liebster Award


Tanggal 25 Mei lalu dapat colekan di FB dari mbak Ika Hardiyan Aksari tentang Liebster Award. Awalnya agak kaget juga karena aku tidak tahu sama sekali tentang award ini. Kukira, award ini semacam give away. Eh, ternyata setelah kutelusuri award ini bukan give away dan sudah lama sekali ada di dunia (di dunia lho, bukan hanya di Indonesia). Karena malas membaca sumber english, aku menemukan blog ini yang paling menjawab rasa penasaranku tentang Liebster Award. Wallahualam ya tentang kesahihan data-datanya. Hehe.

Lupakan tentang kekatroanku mengenai award ini. Yang jelas aku berterimakasih banyak pada mbak Ika yang telah mencolekku dan membuka mata lebih lebar ke dunia blog yang ternyata sangat luas ini. Liebster Award ini –apapun itu tujuan awalnya, menurutku adalah cara silaturahmi yang efektif bagi sesama blogger.

Mengenai mbak Ika, aku mengenalnya dari postingan-postingan blognya yang rajin diupdate karena aku mengikuti blognya. Terus di sebuah komunitas blogger dunia maya, mbak Ika juga sering muncul ngeshare postingannya. Kalau secara pribadi sih, kita belum pernah berinteraksi. Tapi melihat postingan mbak Ika tentang dirinya ketika ia mendapat Liebster Award juga, aku tertarik dengan satu hal tentang beliau yaitu ingin menikah muda! Jarang lho anak-anak muda zaman sekarang yang “bercita-cita” mulia menikah muda seperti mbak Ika ^^

About Me

Peraturan di Liebster Award kita wajib menuliskan 11 hal tentang diri kita yang ingin kita bagi ke orang lain. Sebelas hal di bawah sepertinya cukup mewakili gambaran diriku bagi teman-teman yang belum mengenalku sama sekali.

1. Introvert
2. Aktif
3. Menyukai baca, tulis, dan travelling
4. Mencintai lingkungan
5. Ingin menjadi peneliti
6. Sekarang sedang sibuk skripsi
7. Sedang belajar menjadi muslimah salehah juga
8. Anak sulung dari dua bersaudara
9. Bergolongan darah A 
10. Suka mendengarkan radio
11. Tidak suka makanan pedas

Menjawab pertanyaan-pertanyaan mbak Ika tentang aku, berikut adalah daftar pertanyaan dan jawabannya.

1. Siapakah nama Anda sesuai akta? Rindang Yuliani
2. Di mana Anda tinggal? Sekarang sedang berdomisili di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan
3. Menurut Anda, apa itu blog? Blog adalah media untuk berbagi
4. Apakah Anda membuat peraturan untuk postingan blog setiap hari berapa postingan, setiap bulan berapa, dst? Ya, aku membuat jadwal untuk posting yaitu 1 kali sehari
5. Paling suka menulis tentang apa? Tentang travelling dan buku
6. Apa pendapat Anda tentang ibu rumah tangga? Ibu rumah tangga itu pahlawan, punya banyak tangan kayak laba-laba. 
7. Apa pendapat Anda tentang menikah muda? Menikah muda itu keren. Keren karena kita telah memantapkan hati untuk hidup bersama dengan seseorang yang kita pilih sementara yang lain masih sibuk milih-milih.
8. Apa pendapat Anda tentang cita-cita sebagai guru? Mulia
9. Lebih milih pergi jalan-jalan bersama teman atau sendiri? Bersama teman dong
10. Lebih milih radio atau TV? Radio
11. Lebih milih pete apa jengkol? Jengkol

My Turn …

Sekarang giliranku untuk memilih 11 blogger lain penerima tongkat estafet Liebster Award selanjutnya. Berikut adalah daftar 11 orang yang kupilih:

1. Mbak She Ieka (http://anakbawangimut.blogspot.com/)
2. Mbak Idah Ceris (http://galeriidah.blogspot.com/)
3. Mbak Rohani Syawaliah (http://www.honeylizious.com/)
4. Mas Pras A (http://prasphotography.blogspot.com/)
5. Mbak Dewi Sri (http://catatandewisri.blogspot.com/)
6. Mbak Riffa Sancati (http://riffasancati.com/)
7. Mbak Riawani Elyta (http://www.riawanielyta.com/)
8. Dik Risya Radhianti (http://kampoengcoretan.blogspot.com/)
9. Mbak Dy Lunaly (http://dylunaly.blogspot.com/)
10. Mbak Luckty Giyan Sukarno (http://luckty.wordpress.com/)
11. Mbak Naqiyyah Syam (http://cerpeneddelweissnaqiyyah.blogspot.com/)

Dan ini 11 pertanyaan buat 11 orang di atas ^^

1. Sekarang sedang berdomisili dimana?
2. Kegiatan sehari-hari ngapain aja?
3. Bagaimana caramu menjaga blog agar tetap “hidup”?
4. Apakah kamu mempunyai jadwal khusus untuk menulis (blog atau pun buku)?
5. Apa manfaat yang kamu dapatkan dari ngeblog?
6. Apa mimpi terbesarmu?
7. Apa usahamu untuk mewujudkannya?
8. Apa motivasi terbesarmu dalam hidup?
9. Tuliskan 3 kata yang menggambarkan dirimu!
10. Apa pendapatmu tentang keluarga?
11. Sebutkan tempat paling asyik dikunjungi di dekat tempat tinggalmu!

The Rules

Aturan mainnya untuk 11 orang sudah kutuliskan namanya di atas adalah persis seperti apa yang telah kutulis dalam postingan ini, yaitu:

1. Post tentang Liebster Award ke blogmu
2. Sampaikan terimakasih kepada blogger yang mengenalkan award ini dan link back ke blognya
3. Share 11 hal tentang dirimu
4. Jawab 11 pertanyaan yang diberikan kepadamu
5. Pilih 11 blogger lainnya dan berikan kepada mereka 11 pertanyaan yang kamu inginkan

So, Thank You

Bagi 11 orang yang sudah saya colek, terimakasih atas perhatiannya dan mohon maaf jika tidak berkenan. Semoga Liebster Award ini merupakan cara yang baik untuk menyambung silaturahmi kita sesama blogger.

Tuesday, May 27, 2014

Hidup dan Kecelakaan Tadi Sore

Bukan aku yang kecelakaan. Aku hanya berada di tempat kejadian, meski tidak menyaksikan. Ceritanya tadi sore, ketika sedang ngumpul dengan teman-teman penulis aku mendengar suara keras mengejutkan di sekitar tempat kami lesehan. Kami memang sedang mengadakan pertemuan outdoor, salah satu temanku segera panik ketika melihat ke sumber suara. Kami memang sudah menduga itu kecelakaan, tapi yang membuatnya panik adalah karena yang jadi korban kecelakaan tersebut ternyata seorang gadis sebaya kami.

Kami segera mendekat ke TKP, pertemuan pun bubar sementara. Orang-orang yang berada di sekitar sana pun segera berkumpul mendekat untuk mengetahui penyebab dan keadaan korban kecelakaan. Ternyata tabrakan tersebut terjadi antara seorang gadis dan seorang bapak-bapak sebaya. Pada awalnya si bapak-bapak tidak mengakui kalau ia yang salah jalan dan menabrak si gadis. Tapi si gadis terus menyanggah dan berkata, aku berada di jalan yang benar kok. Orang-orang yang berada di sana pun segera merunut kembali kronologis kecelakan, ternyata memang si bapak yang salah.

Akhirnya si bapak-bapak tersebut mengaku setelah digertak oleh bapak-bapak (yang sepertinya seorang polisi) yang kebetulan sedang bermain tenis di di sekitar situ. Mereka mengancam membawa bapak tersebut ke kantor polisi jika tidak mengaku. Namun tidak sampai di situ saja si bapak-bapak polisi kemudian curiga dan bertanya apakah si bapak-bapak penabrak habis minum alkohol. Ternyata benar. Pantas saja bisa salah jalan, orang jalannya lebar kok. Langsung saja bapak penabrak tersebut di bawa ke polsek yang kebetulan juga dekat dengan tempat kejadian.

www.jacksonvillepersonalinjurylawyerblog.com

Sedangkan si gadis yang kami dekati, wajahnya menangis sambil meringis. Kulihat kakinya luka dan berdarah. Segera kami sarankan dia menelepon keluarganya. Pada awalnya dia takut, nanti dimarahi katanya. Kami yakinkan bahwa tak apa-apa, karena  toh dia tidak salah. Ketika kutanya, apakah dia sedang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi tadi itu, tidak katanya. Kasihan, dia memang sedang sial rupanya.

Terkadang, hidup memang seperti kecelakan tadi sore. Meskipun kita sudah berhati-hati, kita tetap saja bisa jatuh karena kesalahan orang lain yang tidak berhati-hati atau bahkan mabuk seperti kejadian di atas. Oleh karena itu, selain memperhatikan “jalan” kita masing-masing kita juga sebaiknya perlu memperhatikan “jalan” orang lain di sekitar kita. Apakah mereka baik-baik saja atau ternyata sedang dalam keadaaan “mabuk” atau sedang tidak berhati-hati, sehingga berpotensi akan “menabrak” kita.

Kejadian ini mungkin sama saja analoginya dengan kejadian-kejadian berikut. Misalnya ketika seorang teman merasa bermasalah dengan kita dan kemudian memukul kita, maka yang akan dibawa ke ruang guru adalah kita berdua. Atau bahkan misalnya kita tidak tahu apa pun bahwa ternyata teman kita melakukan pencurian. Ketika teman tersebut tertangkap, maka kita juga dicurigai bersengkol dengannya. Atau bahkan kita tak pernah berteman dengan orang-orang jahat namun kita berada di tempat dan waktu yang salah seperti si gadis pada kecelakaan tersebut. Kita sedang berada di lokasi pembunuhan misalnya ketika pembunuhan itu terjadi, kita bisa saja menjadi tersangka atau bahkan terbunuh. Itu bisa saja terjadi.


Oleh karena itu sekali lagi, kita perlu melihat “jalan” orang-orang di sekitar kita, baik itu teman atau pu  keluarga. Jika ada yang membahayakan dirinya sendiri atau bahkan kita, tentu saja kita harus mengingatkan mereka. Kita juga berhak memilih hanya berteman dengan orang-orang baik jika khawatir keselamatan kita terancam bila melakukan “perjalanan” dengan orang-orang yang tidak suka “berhati-hati”. 

Monday, May 26, 2014

Rhyme ...

Dia adalah salah seorang tokoh fiksi detektif di antara tokoh detektif dunia –fiksi, lainnya. Yang membuat dia lebih istimewa bagiku dari Sherlock Holmes, Conan Edogawa, Lima Sekawan, Chloe –si cewek detektif, Q dan Trio Detektif, adalah dia memiliki kekurangan fisik yang sangat parah. Quadrapelgia, setidaknya begitu ejaan yang kuingat, adalah penyakit tepatnya kecacatan yang diderita oleh detektif ini. Kelumpuhan total panca indra, kecuali satu jari manis kirinya, matanya, dan tentu otaknya yang masih berfungsi. Bahkan, jantungnya pun berdetak tergantung dengan mesin. Ini dideritanya sebagai hadiah oleh sebuah kecelakaaan dalam penyelidikan, yang seharusnya menghilangkan nyawanya. Yah, ia pernah menderita euthanasia pula, keinginan bunuh diri karena merasa tidak sanggup hidup lagi akibat sakit yang diderita. Tapi beberapa alasan –lebih tepatnya kasus menarik yang ia diminta menanganinya, menahannya untuk melakukan itu.

Bagaimana ia memecahkan kasus dengan kecacatan yang menyebabkan ia bahkan tak mampu membalikkan halaman buku? Tentu saja ia memakai orang lain, dia hanya otak dan menggerakkan orang untuk melakukan penyisiran di TKP. Sedang ia di kamar apartemennya berbicara dengan alat seperti telepon, menginstruksikan beberapa perintah yang hasilnya memang sangat berguna dalam penyelidikan. Hanya saja, orang yang ia terjunkan bukan sembarang orang, ia hanya mau seseorang yang melakukan itu. Amelia Sacchs, adalah orang yang beruntung itu. Karena selain melakukan penyelidikan kasus untuk Ryhme, ia juga sedang terlibat kasus asmara dengan sang detektif.

Novel dimana Rhyme berada

Friday, May 23, 2014

Ayah, Ayah, dan Ayah

Judul : Ayahku (Bukan) Pembohong
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2011
Kapan terakhir kali kita memeluk ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkerama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?

Inilah kisah tentang seorang anak yang dibesarkan dengan dongeng-dongeng kesederhanaan hidup. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya sendiri. Inilah kisah tentang hakikat kebahagiaan sejati. Jika kalian tidak menemukan di novel ini, tidak ada lagi cara terbaik untuk menjelaskannya.

Mulailah membaca novel ini dengan hati lapang, dan saat tiba di halaman terakhir, berlarilah secepat mungkin menemui ayah kita, sebelum semuanya terlambat, dan kita tidak pernah sempat mengatakannya.
**

Hiks, membaca pengantar di cover belakang novel ini saja sudah membuat hatiku gerimis. Apalagi mengingat bagaimana hubungan aku dan ayahku yang tidak bisa dibilang dekat.

Novel ini bagiku adalah jenis novel yang bisa dbaca sekali duduk. Tidak sampai 24 jam sejak memulai halaman pertama, aku telah tiba di halaman terakhir setelah beberapa jeda dengan seabrek kegiatan. Jam 1 malam aku baru tertidur dengan mata merah karena menangis akibat isi novel ini.

Sedih. Asli. Di satu sisi aku mendukung Dam, tokoh anak dengan ketidakpercayaannya pada cerita ayahnya yang memang terdengar mustahil. Di satu sisi, aku pun merasa kasihan dengan tokoh sang ayah yang terlihat merasa didurhakai oleh anak semata wayangnya. Apalagi saat Dam sudah menikah. Asli aku paling sensitif dengan tema-tema keluarga seperti ini.

Kutipan dalam novel ini yang paling kusuka adalah “Cerita-cerita ayah adalah cara ia mendidikku agar tumbuh menjadi anak yang baik, memiliki pemahaman hidup yang berbeda”. Menurutku si ayah tersebut berhasil, hanya saja Dam dikalahkan oleh kesombongan logikanya.

Satu pesan yang bisa kupetik dari novel ini adalah bahwa tidak semua hal di dunia ini diketahui oleh internet. Misalnya ketika kita mengetikkan nama nenek kita, dan mesin pencari terbesar sekalipun ternyata tidak menemukan sosok yang kita maksud. Bukan berarti nenek kita tidak pernah ada di dunia bukan?

Cerita yang paling kusuka dari dongeng-dongeng ayah Dam adalah cerita tentang danau para sufi. Betapa benar bahwa kebahagiaan itu datang dari dalam hati kita. Bukan dari luar, bukan dari dunia. Seburuk apapun keadaan dunia, ketika hati kita merasa lapang dan jernih maka tak ada yang bisa mengeruhkannya.

Wednesday, May 21, 2014

My Sasi Style, Produk Gaya Berbudaya

My Sasi Style (MYSS) adalah merk jual sebuah UKM yang berlokasi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ciri utama produk MYSS adalah adanya selipan unsur kain sasirangan pada produknya. Bentuk produknya bermacam-macam, antara lain bros, kaos, kemeja, blus, jepit rambut, dan kalung.






Kain sasirangan sendiri adalah kain adat dari Kalimantan Selatan yang biasanya dijahit menjadi kemeja atau seragam untuk dipakai dalam acara formal. Produk MYSS memungkinkan pemakainya untuk menggunakan kain sasirangan dalam acara informal dan tetap terlihat kasual. Karena produk MYSS mengombinasikan style fashion yang sedang in saat ini dengan kain-kain bermotif sasirangan.

Awal dari usaha UKM ini adalah adanya usulan Program Kreatif Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang diketuai oleh sahabat saya sendiri, Yunglinna Ria Simamora.  Ketika usulan PKM-K tersebut lolos dan didanai oleh Dikti maka usaha yang bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta pada produk dalam negeri ini mulai dijalankan. Kain sasirangan yang digunakan pada produk MYSS ini merupakan handmade, bukan hasil printing. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk lebih menghargai pengrajin sasirangan Banua (sebutan untuk Provinsi Kalimantan Selatan).


Dengan slogan Dream, Youth, n Culture MYSS benar-benar menunjukkan jati diri sebagai karya kreatif anak bangsa. Memakai produk MYSS membuat kita terlihat lebih mencintai budaya lokal namun tetap gaya. Nuansa budaya urang Banjarnya melekat pada produk ini. Sehingga produk MYSS juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh, pertanda bahwa kita sudah pernah mengunjungi Kalimantan Selatan.


Bagi yang ingin membeli produk MYSS bisa langsung kontak ke akun twitter resminya @MySasiStyle. Pembelian bisa dilakukan by demand lho, motif dan warna sasirangannya juga bisa dipilih.

Motif dan Warna Kain Sasirangan
Harapanku untuk produk-produk asli dalam negeri seperti MYSS, semoga mampu mengalahkan tren produk luar negeri yang menjamur di Indonesia. Salah satu cara untuk memperkenalkan produk kreatif Indonesia seperti ini adalah dengan mengadakan Pameran Produksi Indonesia.


Pameran Produksi Indonesia tahun 2014 akan diselenggarakan di Bandung, Harris Convention Festival CTLink, 22-25 Mei 2014. Jangan lupa untuk datang ya. Dengan mengunjungi pameran ini semoga kita bisa membuka mata bahwa produk Indonesia tidak kalah lebih berkualitas dari produk luar negeri manapun.



Tuesday, May 20, 2014

Berlari

Paling jleb itu waktu ada seseorang yang bilang padaku bahwa ia takut tak bisa mengimbangiku. Jadi teringat catatanku di bawah ini.


Aku tidak tahu seberapa kecepatan hidupku berlari. Jika tak mampu mengimbangi langkahku, aku lebih cepat atau aku terlalu lambat bagi gerakan kakimu. Tak mengapa, kupersilakan kau lebih dulu atau aku dengan senang hati akan meninggalkanmu [12/07/13].

Monday, May 19, 2014

Kunci-kunci Menemukan Simbol yang Hilang

Judul : 33 Kunci Menguak The Lost Symbol
Penulis : Thomas R. Beyer, JR.
Penerbit : Bentang
Tahun terbit : 2010
The Lost Symbol, sebuah novel yang menarik sekaligus menantang –bukan hanya bagi pengarangnya, melainkan juga pembacanya untuk menemukan kode-kode tersembunyi yang terserak di seluruh buku. Mulai dari sampul depan hingga sampul belakang. Dalam novel ini, Dan Brown piawai meramu fakta dan fiksi hingga melebur dalam harmoni. Jadi, mana yang fakta dan mana yang fiksi?

Temukan 33 panduan menguak:
- Pesan di sampul, di dalam teks, juga yang tersirat di dalam kisahnya, dengan bantuan riset yang impresif dan mendalam
- Rahasia tangan misteri, persegi empat ajaib Franklin, dan pendewaan George Washington
- Rahasia-rehasia tersembunyi di Washington, D.C. dan pesan rahasia Bapak Bangsa Amerika
- Fakta-fakta misterius Freemason dan ajarannya
- Petunjuk-petunjuk tersamar tentang kaitan nama-nama tokoh dalam The Lost Symbol dengan ajaran Misteri Kuno
- Juga serial Robert Langdon selanjutnya yang (mungkin) sedang dipersiapkan Dan Brown
**

Saking fenomenalnya The Lost Symbol, membuat banyak buku yang membahas tentang novel tersebut terbit. Salah satunya adalah buku ini, 33 Kunci Menguak The Lost Symbol. Di dalam buku ini dibahas dengan detail, 33 hal yang menjelaskan hal-hal yang tidak dijelaskan di dalam novel. Diantaranya telah disebutkan dalam back cover synopsis di atas. Disebutkan dalam buku ini bahwa si penulis, Beyer, mulai mempersiapkan naskah buku ini empat tahun sebelum novelnya sendiri terbit. Hal tersebut sekali lagi membuktikan bahwa The Lost Symbol memang menarik sebagian besar orang untuk mempelajarinya.

Petunjuk-petunjuk mengenai kemunculan novel ini, menurut Beyer sudah dituangkan Dan Brown melalui sampul novel sebelumnya, The Da Vinci Code. Dalam buku ini, Beyer selain menjelaskan kode-kode tersembunyi yang tertulis di sampul The Da Vinci Code yang menuntun kita tepat ke The Lost Symbol, ia juga menduga-duga beberapa kode tersembunyi yang terdapat pada sampul The Lost Symbol untuk menebak tema novel Dan Brown selanjutnya.

Di dalam buku ini juga dijelaskan bahwa perkumpulan Mason Bebas itu awalnya adalah perkumpulan tukang batu (hal 168). Sama sekali bukan suatu sekte yang menganut aliran atau kepercayaan tertentu. Namun pada perkembangannya, perkumpulan ini memiliki ritual-ritual khusus yang  mewarnai pertemuan-pertemuan mereka. Bagaimana aku tidak merasa “ngeri” dengan kelompok ini? Meski Brown maupun Beyer menggambarkan mereka sebagai “perkumpulan yang aman”.


Aku menyukai kalimat ini yang tertulis di halaman 81. “George Washington dalam hidupnya menghindari upaya-upaya untuk menjadikannya raja dan menolak masa jabatan ketiga di kantor kepresidenannya, ia pasti akan merasa malu oleh pemujaan dan pendewaan terhadapnya setelah kematianyaa”. Ya, di Amerika, Washington selain dianggap sebagai salah satu Bapak Bangsa, ia juga bahkan didewakan oleh pengikutnya. Bagaimana tidak, lukisan The Apotheosis of George Washington menggambarkan hal ini. Apotheosis sendiri artinya perubahan menjadi Tuhan. Mungkin hal ini juga yang dialami oleh Nabi Isa AS, yang dianggap sebagai Tuhan oleh pengikutnya setelah kematiannya. Padahal ia sama saja dengan kita, manusia biasa.

Secara keseluruhan, buku ini layak dibaca setelah kita membaca novel The Lost Symbol. Di dalam buku ini setiap penjelasan hal tertentu dilengkapi dengan halaman dimana hal tersebut tertulis. Jadi sangat disarankan saat membaca ini juga memangku novelnya. Menurutku, The Lost Symbol memang merupakan sebuah mahakarya. Tidak hanya The Lost Symbol sebenarnya, tapi seluruh karya Brown. Bahkan di Middlebury, AS, tempat Beyer mengajar, simbologi novel-novel Dan Brown menjadi satu mata kuliah tersendiri.

Sunday, May 18, 2014

Panggilan Sayang

Pernah baca ceritaku yang ini? Entah berhubungan atau tidak, yang jelas sejak sekitar 2 tahun yang lalu, teman-teman dekatku memanggilku dengan panggilan "Dang Dung". Geli rasanya kalau melihat dua kata tanpa makna itu dituliskan.

Tapi tidak ketika mereka mengucapkannya untukku. Kuanggap sebagai panggilan sayang, sapaan keakraban, pertanda kedekatan di antara kita. Beberapa teman juga memiliki panggilan sayang untuk mereka masing-masing. Dan kita sudah terbiasa dengan itu.

#SayangSemuaTeman2ku

Saturday, May 17, 2014

Happy Copased

Pernah dengar istilah blogger copas? Itu lho, blogger yang kerjaannya mengisi postingan blognya dengan tulisan orang lain tanpa izin. Nah dua kata terakhir akan memberikan makna yang berbeda jika ditulis dengan kata "dengan" sebagai pengganti kata "tanpa". Menurutku, blogger yang mengcopas tulisan kita dengan izin dan mencantumkan link ke sumber tulisan (yaitu tulisan kita), malah akan menguntungkan kita sebagai blogger. Pertama, nama kita tercantum di blog orang lain. Kedua, kemungkinan tambahan pengunjung ke blog kita akan meningkat karena link menuju blog kita tersebar di beberapa blog. Aku pribadi sih senang-senang saja berada dalam posisi yang dicopas ini.



Thursday, May 15, 2014

Jalan-jalan Gaya tapi Murah ke Australia

Judul : Flashfacking to Australia
Penulis : Deedee Caniago
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2010
Punya duit tanggung, tapi pengen jalan-jalan eksis??? Enaknya ke mana ya??? Ya ke Australia dong ah! Selain jaraknya lumayan dekat (cuma sekitar 6 jam perjalanan aja loh bo!), dijamin banyak hal baru yang bisa dinikmati, karena anatomi tubuh penduduk, bahasa, budaya, adat istiadat, makanan dan minumannya amat sangat berbeda dari Indonesia. Belum lagi pebedaan musim yang memesona untuk dinikmati.

Dengan banyaknya informasi, ilmu, dan pengalaman selama berkunjung serta tinggal di Australia, Deedee mengajakmu untuk bisa mengurus sendiri dan menikmati perjalananmu ke Australia ala flashpacker! Plus, bonus cerita dan tips asyik jalan ke Malaka dan Singapura! Gimana caranya? Penasaran apa itu flashpacker? Yuk, mari mulai membaca isinya!
**

Flashpacker adalah kaum penggila jalan-jalan yang memosisikan diri di tengah dua ekstrem, yakni backpacker dan turis (hal 5). Buku ini cocok banget dibaca bagi kamu yang naga-naganya termasuk aliran ini. Sepertinya aku pun begitu ^^. Saat travelling, aku tidak terlalu memikirkan budget tapi juga tidak berlebihan (karena memang tidak ada lebihnya =D).

Di buku ini tertulis perjalanan penulis selama 12 hari di Australia dan 2 hari di Malaysia (tepatnya Malaka) dan Singapura. Tema yang paling dominan dibahas dalam buku ini adalah informasi tentang Australia dan pengalaman penulis saat travelling ke sana. Informasi tersebut antara lain meliputi cara mengurus VISA Australia, cuaca, transportasi, komunikasi, toko suvenir, backpacker hostel, dan tempat-tempat wisata di Australia yang harus dikunjungi. 

Kota-kota yang didatangi penulis selama perjalanannya di Australia adalah Melbourne, Canberra, Sydney, dan Wollongong. Fyi, ternyata penulis pernah tinggal di Australia tepatnya di Wollongong. Sehingga selain liburan, perjalanan penulis kali ini juga bertujuan untuk nostalgia dengan melihat tempat-tempat yang pernah ia tempati selama dua tahun di Australia. Hal tersebut semakin memperkaya informasi yang diberikan oleh buku ini.

Selain mengenai perjalanan di Australia, di dalam buku ini Deedee juga menulis mengenai flashpacker, tips mempersiapkan perjalanan ke luar negeri, pengalaman travelling di Kuala Lumpur, Malaka, dan Singapura serta tempat-tempat yang harus dikunjungi jika mampir di kota-kota tersebut.

Dibandingkan dengan buku travelling yang sebelum ini kubaca, buku ini lebih enak dibaca dan banyak memberikan informasi tentang bagaimana cara mengurus perjalanan ke luar negeri, khususnya Australia. Bahasanya ringan dan selipan cerita tentang pribadi penulis juga memberikan nilai tersendiri bagi buku ini.

Tuesday, May 13, 2014

Have Fun in Angsana Beach [part II]

[Baca Have Fun in Angsana Beach part I]

Hari kedua dimulai, kami bangun dengan tubuh yang sangat kedinginan karena angin laut dan udara pagi. Beruntungnya kami karena semalam tidak hujan. Jika tidak, tentu saja kami harus kocar-kacir mengungsi ke dalam bus. Banyak dari teman yang semenjak bangun sudah langsung berfoto-foto, mengabadikan sunrise katanya. Tapi aku sendiri tak sempat melihat matahari terbit itu yang kata teman-teman memang hanya sebentar terlihatnya.

Acara pertama pagi ini sebenarnya adalah olahraga. Tapi seperti yang kubilang sebelumnya bahwa tak ada agenda acara yang berjalan, maka kami pun kembali bermain sesuka hati. Pagi ini aku kembali mengikuti permainan voli para cowok dan berhasil membuat mereka untuk sprint meski hanya sebentar saja. Karena setelah itu mereka kembali asyik dengan bola futsalnya. Oya, teman yang membawa layang-layang harus bersedih hati, karena kulihat layang-layangnya putus. Haha.

Kami yang cewek segera berganti baju karena jam 9 jadwalnya kami akan snorkeling ke  tengah laut. Aku berdebar-debar sebenernya karena mengingat kemampuan berenangku yang cetek. Tapi antusias saja karena kegiatan snorkeling ini menjadi trending topic B10_Genesis sejak kemarin. Hampir 2/3 dari kami ikut wahana ini. Sisanya, menunggu di tenda atau main-main di sekitar pantai.

Sebenarnya wahana yang ada di Pantai Angsana ini selain snorkeling setahuku juga ada banana boat, jet sky, dan ATV. Tapi yang paling banyak diminati adalah snorkeling ini. Karena di Kalimantan Selatan sepertinya yang pertama kali ada fasilitas snorkelingnya ya di Pantai Angsana ini.


Sekitar jam 9 pagi, sekitar 20 orang dengan dua perahu bermesin kecil kami menuju ke tengah laut. Awalnya sangat menyenangkan dan tentu saja berselfie ria dulu. Tapi kok kami merasa lama sekali ya baru sampai ke tempat snorkelingnya? Aku mulai cemas lagi, teman-teman cewek yang lain juga. Kami menyibukkan diri dengan doa semoga tak terjadi apa-apa di lautan yang kelihatan tak berbatas ini. Setelah setengah jam dari waktu keberangkatan, mesin perahu dimatikan dan area penyelaman di depan kami terbentang dengan laut sejernih air mineral! Bayangkan dari atas perahu, kami bisa melihat koral dan anemon laut. Tak sabar rasanya untuk segera menyelam. Namun sebelumnya kami harus antri menggunakan snorkel dan kacamatanya dulu.



Waktu pertama kali nyebur, sebenarnya aku masih takut-takut. Tapi dengan pelan aku mulai memberanikan diri berenang, mengapung sih sebeneranya, karena menggunakan pelampung. Haha. Jadi tinggal mengarahkan diri saja. Hanya saja aku tidak terbiasa menggunakan snorkelnya. Selalu ada air yang masuk mulitku. Rasanya asin pahit gitu. Uhuk.

Beruntung matahari pagi masih ramah, sehingga tak perlu takut gosong. Aaah senang sekali rasanya. Sekitar satu jam kami berenang-renang dan menyelam menatap koral-koral di dasar laut. Kesalahanku dimulai saat aku naik ke kapal dengan niat istirahat, eh ternyata dunia bergoyang di atas kapal tersebut. Aku juga tidak ngeh dengan teman yang ternyata mabuk laut di atas kapal. Kasihan dia. Teman-teman yang lain juga merasakan hal serupa, ketika naik kapal. Kepala rasanya berputar-putar, kami diserang mabuk laut masal. Bahkan ada teman yang sampai muntah. Jadilah keceriaan snorkeling teredam semua di saat perjalanan balik kepantai. Tiga puluh menit kami habiskan untuk menikmati goyangan ombak dan meladeni rasa pusing. Aaaak.

Sampai di darat, pusingnya mulai hilang. Apalagi dibawa mandi dan keramas. Wuih badan jadi seger lagi. Trus dibawa makan lagi. Duh, pupus sudah segala gejala mabuk laut. Bahkan seorang teman nyelutuk, “aku sudah sehat lagi”. Haha.

Agenda setelah itu sebenarnya langsung pulang. Tapi karena ada teman yang menyusul ikut rombongan snorkeling lagi, jadi kami menunggu mereka dengan berberes-beres tenda dan foto-foto. Sedangkan matahari mulai menyengat.




Jam 1.45, kami resmi meninggalkan pantai. Kembali ke dunia nyata, siap kembali meladeni rutinitas kampus. Di perjalanan pulang, 2 jam pertama kami habiskan bersama sunyi. Lelap dengan mimpi masing-masing. Investasi kelelahan selama 24 jam terakhir. Tiga jam terakhir kemudian bus yang kutumpangi, yang isinya mayoritas cewek, kembali riuh dengan cerita-cerita moment saat di pantai atau pun curcol-curcol tentang kehidupan pribadi.



Kalau ditanya bagaimana kesannya mengenai liburan ke Pantai Angsana, aku akan menjawab “I’m so have funJ

Have Fun in Angsana Beach [part I]

Pantai Angsana terletak di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Tepatnya di Desa Angsana, Kecamatan Angsana. Berjarak sekitar 5 jam perjalanan dari Kota Banjarbaru. Beberapa bulan terakhir ini, Pantai Angsana sedang populer menjadi tempat tujuan wisata di Kalimantan Selatan.


Semoga saja dengan semakin banyaknya pengunjung yang berkunjung ke sana, pemerintah lebih care dengan potensi pariwisata daerah. Akses menuju ke sana dari jalan utama sungguh mengerikan, belum beraspal dan kalau hujan tentu saja becek. Aku menghitung waktu mulai masuk gerbang dari jalan utama sampai ke pantai sekitar 20 menit. Sepertinya bisa lebih cepat jika jalannya mulus. Disamping kanan-kiri jalan tersebut pohon sawit terbentang sejauh mata memandang. Kupikir, wah sawit bisa ya tumbuh di daerah berair asin, payau lah paling tidak, eh ternyata jarak perkebunan kelapa sawit tersebut dari pantai masih jauh sekali.

Akhir pekan yang lalu, aku rekreasi ke sana bersama teman-teman seangkatan B10_Genesis. Sebenarnya pemandangan pantainya hampir sama saja dengan pantai-pantai lain yang pernah kukunjungi. Cukup indah. Definisi indah sendiri bagiku mengenai tempat wisata alam adalah jika suasananya tenang. Sedangkan kemarin itu akhir pekan, maka bisa dipastikan banyak pengunjung yang juga berniat untuk berekreasi. Tak ada tenang-tenangnya. 

Tapi yang membuat spesial liburan kemarin itu karena aku bersama teman-teman seangkatan, yang sudah lama sekali tidak ngumpul bareng, berquality time. Maklum, kita angkatan tua (hampir punya 4 angkatan adik tingkat) dan ambilan mata kuliah pilihan sudah beda banget antar orang, bahkan sudah ada yang tidak mengambil mata kuliah lagi alias nyeskripsi.

Hari Sabtu, jam 3 siang kami tiba di pantai tersebut. Kami (yang cewek) langsung berwah-wah kagum melihat laut lepas dan tentu saja berfoto narsis bersama-sama. Teman-teman cowok yang dari Banjarbaru sudah ready banget untuk bermain-main mulai mengeluarkan alat-alat permainannya. Mulai dari bola futsal, bola voli, bola tenis, hingga layang-layang. Ckck. Aku iseng ikut main voli pantai sama teman-teman, meski tanganku langsung sakit dan merah-merah karena lama sekali tidak bersua dengan bola voli, tapi aku tetap semangat. Satu yang membedakan bermain voli ini di lapangan dan di pantai. Pasir yang bertebangan itu masuk ke mata. Belum lagi kalau basah terkena air laut, alamat tangan kotor belepotan pasir.


Setelah puas dengan "permainan pembukaan", kami pun mulai sadar diri. Woy, mau nginap dimana malam ini? Jadilah beberapa teman mencari penginapan, yang rencananya di rumah warga yang menyewakan rumahnya sebagai tempat tidur. Tapi ternyata full booked, akhir pekan ini. Kemudian disepakatilah kalau kita menyewa tenda saja. Ahaha, aku mencium aroma petualangan dalam rekreasi kali ini. Bagian mana yang tidak kusuka dari berkemah di tepi pantai? Tentu tidak ada ^^ 

Selain rumah warga dan tenda yang menjadi tempat penginapan, sebenarnya di bagian terjauh dari tenda kami berdiri resort yang cukup cantik kata teman-teman, aku tak pernah sempat ke sana. Oya, kita beruntung banget dapet paman supir minibus yang asyik. Sehingga tak kesulitan untuk menyuruh mereka meletakkan minibus di dua sisi tenda. Aku sudah membayangkan minibus ini semacam karavan =D

Setelah shalat ashar dan mendirikan tenda, permainan dilanjutkan kembali. Permainan sembarang saja sebenarnya dan tidak memaksa. Suka-suka hatilah. Sebenarnya B10_Genesis sudah membentuk tim acara untuk rekreasi kali ini agar benar-benar quality time. Jadwal acara pun sudah disebar ke inbox hape masing-masing. Di luar dugaan jadwal dari tim acara gagal, meski tidak ngotot juga untuk tetap dilaksanakan. Kami pikir, bersenang-senang sajalah. Kapan lagi bisa seperti ini. Bermain-main, bersama-sama, di pantai pula.


Jadi sore itu ada yang foto-foto di jembatan yang menjorok ke tengah laut, ada pula yang bermain pasir, ada yang (mencoba) berenang-renang agak ke laut, dan ada yang bermain lempar-lemparan bola tenis di tepi pantai. Untuk kegiatan yang terakhir ini diikuti oleh sebagian besar cowok B10_Genesis. Aku bergabung ke dalam tim yang berenang-renang ke tengah laut. Wuih rasanya keren sekali merasakan sensasi menahan ombak atau bahkan terpental karenanya.

Lama kelamaan tim pemain lempar-melempar bola tenis semakin mendekat agak ke tengah, ke tempat kami yang berenang. Akhirnya, kita memutuskan untuk bermain lempar melempar bola tenis dengan membagi peserta menjadi 2 kelompok. Awalnya masing-masing dari kami bingung yang mana kawan yang mana lawan, lempar sajalah pokoknya. Haha. Dari seluruh sesi liburan kali ini, aku memfavoritkan bagian ini.

Tidak terlupakan rasanya, berteriak-teriak pada tim teman agar diberi lemparan bola (saat di tengah-tengah permainan mulai teratur; lawan dan kawan sudah bisa dibedakan), berebut bola dengan lawan yang dekat dengan kita, terminum air laut karena terpercik saat perebutan bola, ataupun tiba-tiba oleng karena ada ombak agak tinggi yang mengarah ke pantai. Astaga, itu menyenangkan sekali. Sayang, tak ada yang membawa kamera water proof saat itu sehingga dokumentasi bagian ini terlewatkan.



Capek bermain-main, kami membersihkan diri. Fyi, untuk mandi di kamar mandi yang merupakan fasilitas dari warga yang tinggal di sekitar pantai, kita harus membayar 5000 rupiah per orang. Dipikir-pikir, setiap akhir pekan, warga yang menyediakan layanan toilet dan kamar mandi ini pasti dapat meraup jumlah uang di atas satu juta per hari. 

Maghrib pun datang. Bukan waktu shalat sebenarnya yang banyak ditunggu, tapi moment sunset. Jadilah kami bergerombol di atas jembatan berfoto bersama dengan latar belakang sunset yang semerah saga. Indahnya...

Setelah maghrib kami bersiap mengadakan pesta barbeque dan menyalakan api unggun. Ini juga menjadi bagian favoritku, malam-malam berapi unggun di pantai mengingatkanku dengan suasana perkemahan pramuka. Bikin kangen. Proses memanggang ayam juga riuh sekali. Teman-teman yang bertugas menjadi seksi konsumsi hebat-hebat. Meski angin laut bertiup sangat kencang dan hampir tak terkendali, bara di tempat pemanggangan tetap aman terkendali. Rasanya pun tak kalah dengan ayam bakar Wong Solo.




Kita kemudian menggelar terpal agak ke arah laut dan menjadikan api unggun berada diantara terpal dan tenda.  Hamparan terpal tersebut kami jadikan sebagai tempat makan malam. Dengan penerangan sinar bulan, kami pun dinner dengan lahap. Setelah makan malam, tempat makan berubah menjadi tempat bermain kartu. Teman-teman cowok kebanyakan bermain domino, sedangkan yang cewek bermain uno. 

Aku ikut bermain uno sambil belajar dengan teman yang sudah ahli. Tak sia-sia sesi belajar kilatku, membuatku dua kali menjadi pemenang dan berhak mencoretkan bedak basah ke wajah teman-teman yang kalah. Haha. Main uno seru juga ternyata. Yang paling aneh menurutku adalah ketika kita harus saling mendahului bilang uno ketika kartu kita tinggal satu. Jadi aku biasanya sengaja berulang kali mnyebutkan "uno, teman-teman" agar mereka mengaku sudah mendengar. Kalau tidak, nanti aku yang mengambil dua kartu tambahan. Hehe.

Permainan kartu cewek berakhir sekitar jam setengah 12. Setelah itu kami tidur di tenda dengan berbaris rapi seperti di barak-barak tentara. Tidurku nyenyak sekali. Nyaris tak terganggu dengan suara musik dan lagu dangdut yang diputar keras-keras di posko pantai yang memang dekat dengan tenda kita. Meski begitu, teman-teman yang lain mengaku banyak sekali yang tak bisa terlelap apalagi nyenyak akibat suara musik tersebut yang notabene bukan selera kita.

[Baca Have Fun in Angsana Beach part II]

Monday, May 12, 2014

Suplemen Motivasi Hidup

Judul : Motiva+, Suplemen Motivasi Hidup
Penulis : M. Ery Zulfian and Friends
Penerbit : Zukzez Express
Tahun terbit : 2014
Hidup itu seperti jalan. Terkadang panjang terkadang pendek. Terkadang licin terkadang berbatu. Terkadang banyak belokan terkadang lurus sampai ke ujung. Dalam kehidupan, banyak jalan yang kita tempuh untuk menuju kesuksesan. Entah itu dalam prosesnya lancar-lancar saja atau tersendat-sendat. Terdapat jalan yang membawa kepada kebaikan, terdapat juga jalan yang membawa pada keburukan. Yang pasti, jika kita sedang down, yang diperlukan adalah suplemen motivasi. Motivasi itulah yang akan membantu kita menjadi lebih kuat, hebat, dan taat. Motivasi itu datangnya bisa dari siapa saja dan lewat mana saja. Nah, di dalam buku ini Anda akan menemukan motivasi-motivasi  yang dirangkai lewat kata maupun cerita indah dari para penulisnya. Semoga mampu mengguyur hati Anda menjadi lebih sejuk dan menambah api semangat Anda dalam melawan kerasnya hidup di dunia.

Banyak orang yang masih belum memahami apa yang menjadi motivasi hidup atau baru memahami sebagian dari motivasi hidup sebenarnya. Pemahaman yang kurang tentu akan mempengaruhi kualitas hidup itu sendiri. Buku Motiva+ sangat cocok dibaca untuk mencharge aura semangat Anda. Siapa tahu setelah membaca kumpulan motivasi hidup yang ditulis secara keroyokan ini, Anda tergerak, lalu melaju dengan langkah pasti. Kebaikan itu harus diperjuangkan dan kemenanganlah yang akan ditunai.
**

Motiva+ adalah kumpulan cerita motivasi yang dirangkum dalam satu buku. Buku ini ditulis rame-rame oleh para penulis Prokuma (Proyek Buku Bersama), sebuah kumpulan penulis yang bermarkas di Banjarbaru dan digawangi oleh M. Ery Zulfian. Motiva+ adalah buku Prokuma Disc ke-11. Tema isi buku ini bermacam-macam, dari cinta hingga perjuangan menggapai impian. Benang merahnya adalah motivasi. Karena buku ini ditulis secara keroyokan, maka tutur bahasanya pun berasa beda banget antara satu tulisan dengan tulisan yang lain.

Salah satu tulisan yang paling kusuka adalah tulisan yang berjudul Perempuan Peradaban. Penulisnya, Vita Ananda Marzuki, menuliskan betapa ia kagum dengan salah satu sosok perempuan yang tangguh mengarungi hidupnya. Perempuan tersebut sangat berbeda dengan gadis kebanyakan di zaman sekarang, ia kuat secara fisik dan karakter. Betapa dunia sebetulnya membutuhkan sosok seperti ini.

Kecantikannya adalah karakter, ia tak peru sapuan warna apapun untuk dikatakan cantik, ia telah punya jati dirinya sendiri (15). Pada akhir tulisan tersebut Vita menuliskan bahwa ia merindukan perempuan-perempuan kuat, yang panjang kemanfaatan diri dan umurnya untuk umat (18).

Selain itu, aku juga suka dengan ceita tiga orang sahabat yang menjalani tiga jalan kehidupan yang berbeda pada tulisan yang berjudul Sang Juara. Diceritakan dalam tulisan ini, tiga orang sahabat ini bersahabat sejak kecil karena satu desa dan satu sekolah. Ketika  mereka lulus sekolah, tuntutan hidup membuat mereka harus terpisah. Nah, disinilah sebenarnya kisah ini dimulai.

Penulis cerita ini, Risnawati Nurjannah, menulis di halaman 142 bahwa seseorang bisa dikatakan sebagai juara bukan karena ia mendapat juara kelas dengan hasil keculasan. Bukan pejabat yang menang dalam pemilihan karena hasil suapan. Bukan seseorang yang menang dalam pertandingan karena ketidakadilan. Dan bukan pula karena berasal dari kebohongan. Tapi karena ia bisa mengendalikan hidupnya menjdai orang yang lebih baik dari sebelemnya. Sang juara adalah orang yang berhasil memenangkan pertempuran melawan dirinya sendiri, melawan hawa nafsunya.

Ini adalah kalimat favoritku dalam buku ini. Orang yang mengerjakan hal yang itu-itu saja dan berharap memperoleh hasil berbeda, layak disebut sinting (53).

Sunday, May 11, 2014

Bermain Cantik

Hari ini seorang teman yang cukup tertutup tak sengaja memulai obrolan senstif tentang keluarganya. Ia mengatakan, bahwa ia sering mengucilkan diri karena dibesarkan dalam judge mamanya yang selalu pesimis dan negatif padanya. Awalnya kukira ini hanya sesi curhat sejenak, eh ternyata pembicaraan tersebut berlanjut menjadi acara 3 jam curcol bersama =D 

Yang menjadi tema pembicaraan kita adalah bagaimana pola asuh orang tua kita ternyata berpengaruh terhadap kepribadian kita saat dewasa. Seperti temanku yang pertama curhat tersebut, kasihan sekali dia. Dia malah banyak menarik diri dari pergaulan karena merasa takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jika ia bersosialisasi terlalu banyak. Salah bicara, menyinggung atau tersinggung misalnya.

Yah, kami yang notabene adalah teman-temannya selama 3 tahun terakhir ini akhirnya tahu hal apa yang melatarbelakangi mengapa ia begitu soliter selama ini. Kata-kata bijak kemudian bermunculan dari mulut kami yang awalnya sebagai pendengar dan kemudian juga sebagai pembicara dengan menceritakan masalah masing-masing.

Secara garis besar isi pembicaraan kami tadi siang adalah sebagai berikut. Orang tua sangat menyayangi anaknya dengan cara yang berbeda-beda. Sebagian besar dari mereka rasa sayangnya bercampur dengan ketakutan akan hal-hal yang terjadi di luar rumah sehingga melarang anaknya melakukan apa saja. Seorang teman yang lain mencontohkan dirinya mengapa ia telat bisa mengendarai sepeda motor, hal tersebut karena perkataan mamanya tentang judge bahwa menaiki sepeda motor itu adalah hal yang susah dan mengerikan.

http://socmedfreakz.blogspot.com/
Seorang teman yang lain, sering dilarang orang tuanya tanpa alasan atau jika pun ada tanpa alasan yang jelas. Misalnya ketika ia masih remaja, ia dilarang pacaran. Tapi tidak tahu kenapa ia harus dilarang. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ia malah melakukan larangan orang tuanya. Begitulah gambaran anak-anak, rasa penasarannya tinggi. Setidaknya di masa depan nanti, jika kita harus melarang anak-anak kita, kita harus menyertakan alasan yang masuk akal. Logis.

Teman yang lain lagi, awalnya memilih menurut dengan orang tuanya yang berpandangan konservatif. Namun lama-kelamaan, ia pikir ia memang butuh melakukan hal-hal yang dilarang orang tuanya untuk mengembangkan dirinya. Ia kemudian mendekati orang tua, terutama mamanya dan menceritakan secara perlahan kenyataan apa yang ia hadapi sebagai pemuda di dunia yang dinamis ini. Bahwa keluar malam tidak selalu identik dengan nakal. Bahwa mencoba sesuatu yang baru itu tidak selamanya membahayakan. Bahwa mengikuti organisasi itu tidak akan mengganggu akademik, misalnya. Yah, jika bisa kuistilahkan bermain cantiklah. 

Definisi bermain cantik disini maksudnya, kita harus bersikap baik ke mereka. Terus dengan perlahan menceritakan apa yang kita inginkan. Lama-kelamaan, orang tua pasti akan luluh juga. Asal kita berkata dengan jujur dan sama sekali jangan pernah menghilangkan kepercayaan orang tua kita. Itu saja.

Bagiku yang tidak memiliki terlalu banyak masalah mengenai hubungan dengan orang tua lebih banyak mendengarkan dan (sok) memberi nasihat saja. Misalnya ketika seorang teman mengeluarkan pernyataan yang pernah dia baca bahwa kesehatan dan mental orang tua kita sekarang ini adalah gambaran kesehatan dan mental kita di masa depan. Kupikir itu bisa saja keliru jika kita tidak hanya memiliki input dari orang tua. Oleh karena itu di sisi ini beruntunglah orang-orang perantauan yang membuka wawasan selain dari pandangan dan judge orang tuanya.

Poinnya sih, nanti jika kita sudah berperan menjadi orang tua. Jangan lakukan kesalahan-kesalahan yang orang tua kita lakukan kepada kita. Terlalu banyak melarang, kurang mengapresiasi atau malah menghambat bakat anak misalnya. Setidaknya kita sudah melihat bukti nyata pada diri kita sendiri, bagaimana kita dibesarkan dengan kesalahan dan bagaimana hasilnya. Sebaliknya, nilai-nilai kebaikan universal yang orang tua tanamkan kepada kita tentu saja tetap harus kita transfer ke keturunan kita.

Friday, May 9, 2014

Cheria Travel, Pilihan Tepat untuk Umroh Plus Jalan-jalan

Siapa sih yang nggak ingin umroh? Panggilan untuk menjejakkan kaki di Tanah Suci dan beribadah di Negeri Para Nabi tentu adalah salah satu hal yang paling diinginkan oleh setiap muslim. Oleh karena itu, sebelum berangkat umroh kita harus benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal.

Diantara persiapan yang harus dilakukan sebelum berangkat umroh adalah memilih biro perjalanan atau travel yang akan membantu kita selama melaksanakan umroh. Karena kalau sampai salah pilih travel, hal tersebut pasti sangat mengganggu perjalanan kita. Sudah bayar mahal-mahal, eh ternyata fasilitas dan pelayanan yang kita dapat tidak sesuai dengan yang kita harapkan misalnya. Oleh karena itu penting untuk mengenal profil travel sebelum kita memilihnya.

http://www.cheria-travel.com/2013/01/paket-umroh-murah-2013.html
Disini aku merekomendasikan salah satu travel umroh yang profesional dan amanah yaitu Cheria Travel. Cheria Travel adalah biro perjalanan dan penyelenggara haji ONH Plus dan umroh serta tour wisata muslim. Alamat lengkap kantor Cheria Travel ada di Gedung Twink Lt. 3 Jl. Kapten Tendean No. 82, Mampang Prapatan Jakarta Selatan DKI Jakarta 12790. Alamat kantor mereka jelas, nomor kontaknya juga lengkap. Jadi tak perlu khawatir mengenai legalitas usaha mereka. Lihat profil lebih lengkap tentang Cheria Travel di sini.  

Selain umroh, di Cheria Travel kita juga bisa daftar haji melalui ONH Plus. Bagi yang ingin jalan-jalan saja pun bisa, tinggal pesan tiket dan kirimkan alamat email. Jalan-jalan sekalian umroh juga bisa lho. Yang terakhir ini disebut dengan program Umroh Plus.


Pada tahun 2014 ini, Cheria Travel mencetuskan program yang disebut Paket Umroh Promo 2014. Ada tiga paket program umroh di dalamnya, yaitu Paket Umroh Reguler 2014, Paket Umroh Plus Ramadhan 2014, dan Paket Umroh Plus 2014.

Paket Umroh Reguler 2014

Paket umroh ini diperuntukan bagi yang hanya ingin pergi umroh saja tanpa jalan-jalan dan di luar Bulan Ramadhan. Berikut adalah ringkasan jadwal paket umroh reguler 2014 beserta biayanya.


Paket Umroh Plus Ramadhan 2014
Beberapa orang berpendapat bulan terbaik untuk melaksanakan ibadah umroh adalah pada saat Bulan Ramadhan. Untuk mengakomodasi orang-orang yang ingin pergi umroh di Bulan Ramadhan ini, Cheria Travel juga menyediakan paket umroh plus pada saat Ramadhan. Paket ini dibagi menjadi dua berdasarkan lama umrohnya, yaitu ada yang umrohnya selama 9 hari ada juga yang selama 15 hari. Waktu keberangkatannya dibagi lagi menjadi awal Ramadhan, tengah Ramadhan, dan akhir Ramadhan. Untuk info lebih lengkap mengenai paket umroh ini dan rincian biayanya klik disini

Paket Umroh Plus 2014
Paket Umroh Plus diperuntukan bagi orang yang ingin berumroh, sekalian jalan-jalan. Ada 4 tujuan tour dalam paket ini, yaitu Dubai, Turki, Aqso, dan Eropa. Berikut saya jelaskan satu persatu.

Dubai adalah salah satu Negeri Arab yang perkembangan kotanya sangat cepat. Program pariwisatanya pun benar-benar memikat. Bagi orang yang ingin melaksanakan ibadah umroh sekalian menikmati keindahan Kota Dubai bisa memilih paket umroh plus ini. Untuk itinerary detail paket ini, bisa dilihat disini

Berikut adalah jadwal perjalanan yang disediakan. Ayo sesuaikan dengan jadwal anda dan hubungi Cheria Travel segera!


Turki adalah salah satu negara yang menurutku wajib dikunjungi oleh umat Islam. Karena di negara ini banyak bertebaran situs sejarah Islam yang bisa mengingatkan pada kita bahwa Islam pernah berjaya di masa lalu.

Hagia Sophia, Turki
(http://www.cheria-travel.com/2014/01/paket-umrah-plus-tour-turki-2014.html)
Dalam paket ini setelah melaksanakan umroh, kita akan diajak berjalan-jalan ke Turki mengunjungi beberapa tempat paling menarik di Turki antara lain Blue Mosque, Hagia Sophia, dan Selat Bosphorus. Itinerary detail paket ini bisa dilihat disini

Berikut adalah jadwal dan biaya perjalanan.

Masjid Al-Aqso dianggap sebagai tempat suci ketiga oleh umat Islam. Muslim percaya bahwa Nabi Muhammad diangkat ke Sidratul Muntaha dari tempat Masjid Al-Aqso setelah sebelumnya dibawa dari Masjid Al-Haram dalam peristiwa Isra' Mi'raj. Karena moment inilah, masjid Al-Aqso menjadi salah satu tujuan jalan-jalan religi umat muslim. Itinerary detail paket umroh sekaligus tour ke Masjid Al-Aqso bisa dilihat disini

Berikut jadwal dan paket Umroh Plus Aqsa 2014


Selain ke negara-negara Islam, Cheria Travel juga menyediakan paket umroh plus Eropa. Beberapa negara Eropa akan Anda singgahi setelah umroh, jika Anda mengambil paket ini. Diantaranya yaitu Jerman, Belanda, dan Paris. Itinerary detail paket ini bisa dilihat disini. Waktu keberangkatan untuk paket ini hanya satu kali pada tahun 2014 ini, yaitu tanggal 22 Desember 2014 - 04 Januari 2015 (14 Hari).


Berikut rincian biaya Paket Umroh Plus Eropa 2014

Biaya paket sudah termasuk :
  • Akomodasi sesuai yang telah disebutkan
  • Tiket pesawat PP Kelas Ekonomi
  • Makan 3x sehari
  • Air zam-zam @ 10 liter
  • Muthawwif (Guide) berpengalaman sesuai ajaran Rasulullah
  • Bimbingan manasik umrah plus konsumsi
  • Ziarah di Arab Saudi menggunakan bus AC
  • Visa umrah
  • Visa sesuai negara tujuan
  • Bagasi sesuai ketentuan pilihan penerbangan
  • Asuransi selama perjalanan
Wah, mantep kan? Ada berbagai macam pilihan paket umroh di Cheria Travel. Tinggal pilih sesuai keinginan Anda. 

Kalau ditanya paket mana yang paling kuinginkan. Aku memilih Paket Umroh Plus Aqso. Kapan lagi bisa ke Yerusalem, yang notabene kota non-muslim dan menikmati salah satu situs penting yang pernah disinggahi oleh Nabi Muhammad SAW sekaligus umroh ke Tanah Suci?

Cheria Travel memang pilihan tepat untuk umroh plus jalan-jalan.
 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates