Monday, May 26, 2014

Rhyme ...

Dia adalah salah seorang tokoh fiksi detektif di antara tokoh detektif dunia –fiksi, lainnya. Yang membuat dia lebih istimewa bagiku dari Sherlock Holmes, Conan Edogawa, Lima Sekawan, Chloe –si cewek detektif, Q dan Trio Detektif, adalah dia memiliki kekurangan fisik yang sangat parah. Quadrapelgia, setidaknya begitu ejaan yang kuingat, adalah penyakit tepatnya kecacatan yang diderita oleh detektif ini. Kelumpuhan total panca indra, kecuali satu jari manis kirinya, matanya, dan tentu otaknya yang masih berfungsi. Bahkan, jantungnya pun berdetak tergantung dengan mesin. Ini dideritanya sebagai hadiah oleh sebuah kecelakaaan dalam penyelidikan, yang seharusnya menghilangkan nyawanya. Yah, ia pernah menderita euthanasia pula, keinginan bunuh diri karena merasa tidak sanggup hidup lagi akibat sakit yang diderita. Tapi beberapa alasan –lebih tepatnya kasus menarik yang ia diminta menanganinya, menahannya untuk melakukan itu.

Bagaimana ia memecahkan kasus dengan kecacatan yang menyebabkan ia bahkan tak mampu membalikkan halaman buku? Tentu saja ia memakai orang lain, dia hanya otak dan menggerakkan orang untuk melakukan penyisiran di TKP. Sedang ia di kamar apartemennya berbicara dengan alat seperti telepon, menginstruksikan beberapa perintah yang hasilnya memang sangat berguna dalam penyelidikan. Hanya saja, orang yang ia terjunkan bukan sembarang orang, ia hanya mau seseorang yang melakukan itu. Amelia Sacchs, adalah orang yang beruntung itu. Karena selain melakukan penyelidikan kasus untuk Ryhme, ia juga sedang terlibat kasus asmara dengan sang detektif.

Novel dimana Rhyme berada

0 comments:

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates