Tuesday, April 29, 2014

Hantu Itu Bernama Blogger Copast

Jujur, aku baru tahu ternyata punya blog itu tidak semudah yang awalnya kubayangkan. Terutama tentang contentnya. Tak sembarang bisa copy paste dari blog atau halaman web lain tanpa mencantumkan sumber. Dicantumkan sumber pun belum tentu pihak yang menulis mengizinkan. Apalagi dicopy paste tanpa link ke sumber tulisan. Tidak hanya tulisan, dari pengamatanku, gambar yang kita masukkan ke blog juga harus ditulis sumbernya. Kecuali foto yang diambil sendiri. Ya, selama ini aku hanya mengamati, karena aku belum pernah menemukan undang-undang tertulis bagaimana etika dalam dunia blogging.

Tentu saja karena aku sudah mengetahui, aku berusaha menerapkannya. Meskipun masih pakai platform blog gratisan, belum pakai nama domain sendiri, aku selalu berusaha hanya mengisi postingan blog dari ide atau pemikiran sendiri. Kalaupun ada mengutip, tidak mengutip sampai titik koma dan pastinya mencantumkan sumber. Gambar atau foto juga begitu. Orisinalitas pokoknya kukedepankan dalam mengelola blog ini. Semoga konsistensiku tetap bertahan bahkan hingga nanti aku mendaftarkan domain sendiri ke Web Hosting Indonesia.

Kembali ke blogger copast, menurutku mereka ini merupakan momok bagi para blogger sejati. Kalau boleh dibilang, mereka ini hantu. Ada, tapi tak terlihat dan sedikit menakutkan bagi blogger yang takut tulisannya disalin mentah-mentah. Tak jarang aku membaca tulisan yang berisi kekesalan para blogger karena tulisannya dicopast tanpa sumber atau tanpa izin.

Kira-kira apa ya yang menyebabkan para blogger copast ini melakukan plagiarisme di dunia blogging? Disini aku akan mencoba membuat daftar penyebab blogger copast beserta cara mengatasinya.
1.        Ga bakat menulis
Bukan menjudge bakat orang lain ya, tapi memang kalau sudah tidak ada jiwa (baca: bakat) menulis, susah untuk konsisten mengisi blog dengan tulisan-tulisan terbaru. Saranku kalau memang tidak ada jiwa menulis, keputusan menjadi blogger perlu dipertimbangkan lagi (saran yang buruk ya?). Karena seorang blogger harus memiliki konsistensi yang kuat untuk mengeluarkan content orisinal langsung dari hati dan pikirannya.
2.        Mentok ide
Ini biasanya yang menyerang blogger, meskipun berjiwa penulis terkadang kekosongan ide, atau yang sering disebut writer block juga menyerang. Saranku jika mentok ide, ya istirahatlah dulu menulis. Jangan lantas copast tulisan orang lain, demi postingan jalan terus. Kalau tidak, ya tulis saja tentang kegalauan kamu kehabisan ide. Nah, jadi sebuah ide juga kan?
3.        Ingin terlihat mengerti segalanya
Ini biasanya terjadi pada blog dengan niche spesifik. Karena terlalu spesifik, mereka sangat mudah kehabisan ide. Ya jatuhnya copast dari blog lain sehingga blognya jadi kaya posting. Padahal isinya belum tentu orisinil. Saranku bisa saja kita mereview tulisan dari blog lain, tapi ulas dengan sudut pandang kita sendiri. Jangan lupa sertakan link tulisan yang kita review tersebut.

Kurang lebih itu yang terlintas di pikiranku alasan mengapa seorang blogger melakukan copast. Nah lalu bagaimana cara untuk memberantas blogger copast ini? Menurutku cara terefektif adalah mulai dari kita sendiri, mari anti untuk copast tulisan orang lain. Selanjutnya kita bisa menghalangi pergerakan hantu blogger ini dengan sering-sering menyebar tulisan di sosial media yang berisi ajakan untuk anti copast dan bangga dengan orisinalitas tulisan sendiri. Cara yang terakhir, jika menemukan blogger copast langsung laporkan ke Mr. Google agar blognya segera diblock. Untuk caranya bisa klik disini.   

Oke, segitu dulu unek-unekku mengenai hantu yang bernama blogger copast. Semoga kita dihindarkan menjadi blogger copast, dan tulisan kita juga terhindar dari aktivitas oknum dunia maya ini. Aamiin.


Lomba Blog by : andre.web.id

0 comments:

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates