Sunday, March 23, 2014

Kisah Seorang Petarung Sejati


Judul : Negeri Para Bedebah
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2012
Aku bisa menyebut novel ini memiliki genre thriller. Karena novel dengan latar waktu selama dua hari ini sangat penuh dengan aksi kejar-kejaran, tembak menembak, pukul memukul. Padahal secara umum, novel ini bercerita tentang dunia keuangan. Sistem ekonomi dunia dengan detail dijelaskan di sini, meskipun tetap saja aku kurang mengerti dengan istilah ekonomi yang banyak bertebaran di setiap halaman.

Diceritakan bahwa tokoh utama, seorang petarung yang merupakan konsultan keuangan. Ia baru saja tiba dari London, mengisi sebuah konferensi ekonomi ketika kejutan besar menantinya di tanah air. Sebuah bank besar hampir rubuh, pailit. Selain perannya sebagai konsultan keuangan ia juga berperan sebagai anggota keluarga yang memperjuangkan nasib keluarganya. Jadilah aksi 2x24 jam terangkum sempurna dalam 433 halaman.

Luar biasa. Itulah yang bisa kukatakan setelah selesai membaca novel ini. Bagaimana tidak, banyaknya istilah keuangan yang bertebaran seharusnya membuatku pusing dan segera membuatku memutuskan untuk menutup novel ini. Tetapi tidak, karena aku telah terbius plot cerita novel ini yang cocok sekali jika dijadikan film aksi.

Selingan cerita masa lalu juga menambah kesempurnaan novel ini. Dimana cerita-cerita tersebut akan membangun masa kini tokoh utama. Tak ada bagian cerita yang sia-sia ditulis oleh Tere Liye, semuanya menjadi pembangun keutuhan novel ini. Kekurangan dari novel ini menurutku hanya satu, sang tokoh selalu mujur. Mungkin karena ia seorang petarung.

Sepertinya aku tahu darimana ide cerita ini didapat. Kasus besar sebuah bank di Indonesia yang mencuat beberapa tahun yang lalu. Tapi jelas, novel ini bukan kisah nyata. Lha wong kasus bank besar tersebut belum tuntas diusut hingga sekarang.


Ada banyak pesan yang terselip dalam novel ini. Seperti biasa dalam setiap bukunya, Tere Liye menitipkan prinsip-prinsip yang diyakininya melalui karakter tokohnya. Dalam novel ini juga terlihat bagaimana keadaan Bangsa Indonesia sesungguhnya. Negeri ini dipenuhi oleh orang-orang bedebah. Namun yakinlah, bahwa setidaknya di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.

0 comments:

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates