Thursday, August 11, 2011

Mengisi Libur Ramadhan dengan Kegiatan Positif

Libur memang sangat menyenangkan. Tapi apakah libur pada bulan Ramadhan juga semenyenangkan libur di luar bulan Ramadhan? Sepertinya jawaban terbanyak adalah tidak. Apa pasal? Pada bulan Ramadhan kita –semua muslim- harus menjalankan puasa, menahan lapar dan dahaga serta nafsu semenjak subuh hingga bedug maghrib. Apa yang bisa dilakukan sepanjang waktu saat berpuasa? Oleh karena itu kita tak bisa sembarangan memilih kegiatan yang banyak menguras tenaga, karena mungkin akan membuat tubuh kita lemah. Namun, tak berarti juga kita hanya bisa tidur-tiduran untuk mengisi waktu luang menunggu bedug maghrib.

blog.lazada.co.id

Liburan akan membosankan jika tak ada yang bisa dikerjakan. Terutama bagi anak sekolah dan mahasiswa yang liburnya bisa hampir sebulan penuh. Wah, bisa terbayang kan betapa bete-nya jika tak ada kegiatan? Untuk mengatasinya isilah libur Ramadhan dengan kegiatan agama atau beribadah lebih intens dengan Allah yang belum tentu bisa kita lakukan di hari-hari biasa.

Beribadah seperti shalat 5 waktu itu sudah pasti. Usahakan pula lakukan shalat sunnah seperti shalat dhuha dan shalat tahajud serta shalat sunat rawatib. Itu yang paling mudah dilakukan, banyak lagi shalat sunah lain yang bisa dikerjakan. Terutama shalat tarawih, yang hanya bisa kita kerjakan saat bulan Ramadhan. Membaca Al-Qur’an juga adalah salah satu agenda penting yang harus dilakukan saat Ramadhan. Bagusnya sih kita menargetkan untuk khatam 1 kali dalam 1 bulan Ramadhan. Syukur kalau bisa beberapa kali. 

www.flickriver.com

Jangan lupa pula mengamalkan beberapa amalan khusus pada bulan Ramadhan. Seperti zikir khusus bulan Ramadhan yang berbeda pada setiap sepuluh hari dengan pahala yang berlainan pula. Mengucapkan basmalah pada saat memulai kegiatan kita pun merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah, asal niatnya baik dan pekerjaan yang kita lakukan pun baik.

Tak ketinggalan jika ingin menambah pengetahuan agama, kita bisa mengisi waktu dengan mengikuti ceramah. Tak perlu berjalan ke masjid jika tak ingin ke luar rumah. Saat bulan Ramadhan biasanya acara televisi lebih banyak menayangkan acara ceramah da’i-da’i kondang, bisa tuh kita nikmati setiap hari. Bisa pula jika kita hanya ingin mendengarkan ceramah sambil mengerjakan pekerjaan rumah, kita tinggal memutar tombol on pada radio. Biasanya ada acara ceramah yang diputar lewat channel radio setiap pagi. Jika ingin berbagi pengetahuan agama dengan orang lain, kita bisa mengundang ustadz atau ustadzah ke rumah atau ke mesjid dalam rangka pengajian saat menunggu buka puasa misalnya. Menambah pengetahuan agama juga bisa dilakukan dengan cara membaca buku-buku agama yang sekarang isi dan bahasannya sangat variatif. Tinggal pilih mau yang mana.

mumaseo.wordpress.com

I’tikaf di mesjid pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan juga bisa dilakukan untuk menambah pundi-pundi pahala kita. Banyak riwayat hadist yang menginformasikan kemuliaan 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Seperti yang diketahui, pada sepuluh malam terakhir tersebut terdapat diantaranya malam yang lebih mulia dari seribu bulan yaitu malam Lailatul Qadar. Kesempatan kita untuk mendapatkan malam mulia tersebut terbuka lebar jika kita bersungguh-sungguh dalam beribadah kepadanya, salah satunya adalah dengan cara beri’tikaf di mesjid. Acaranya bisa diisi dengan kegiatan tadarus, kajian, diskusi islam, tausyiah dan tentu saja sahur dan buka puasa bersama.

Selain beribadah dengan Allah, kita juga bisa mengisi kegiatan pada saat libur Ramadhan dengan berbuat baik pada orang lain. Banyak bersedekah dengan keluarga atau orang yang membutuhkan. Bisa juga dengan bersilaturahmi dengan sahabat yang sudah lama tidak bertemu, atau hanya berkumpul dan bercengkrama dengan keluarga jauh dan tetangga. Bukankah hal itu sulit dilakukan jika saat kita sedang berada dalam kesibukan?

flapforum.blogspot.com

Alternatif kegiatan lain yang tak kalah positifnya adalah membuat acara sejenis pesantren kilat bersama pemuda desa atau komplek lingkungan tempat tinggal. Ramadhan adalah moment yang tepat untuk menghidupkan kegiatan remaja mesjid. Pesertanya bisa siapa saja, bisa ibu-ibu, bapak-bapak ataupun anak-anak dan remaja. Bentuk kegiatannya pun tidak hanya berupa ceramah saja, bisa juga mengadakan lomba seperti lomba azan, lomba shalat berjamaah ataupun lomba membaca al-qur’an, bisa juga bentuk acaranya berupa pelatihan shalat khusuk dan sebagainya. Selain memberikan pengaruh positif bagi lingkungan dan mengajak yang lain untuk berpartisipasi dalam kegiatan positif, kegiatan ini juga bisa mengeratkan hubungan di antara pemuda desa ataupun komplek perumahan. 

Biasanya pada bulan Ramadhan banyak acara yang diadakan oleh lembaga-lembaga islam, pesantren, sekolah-sekolah maupun lembaga keislaman kampus. Kita bisa mengikuti kegiatan bertema Ramadhan tersebut sebagai peserta untuk menambah pengalaman dan pengetahuan agama. Bentuk acaranya macam-macam, misalnya Mabit (malam bina iman dan takwa), seminar keislaman, pelatihan tadarus Al-Qur’an, ceramah, diskusi islam dan lain sebagainya. Jangan lupa ajak yang lain juga biar tambah banyak orang yang bisa menikmati indahnya Ramadhan dengan kegiatan positif.

amalmadani.org

Salah satu kegiatan alternatif yang juga bermanfaat adalah berbagi dengan saudara yang membutuhkan. Ajak teman satu komunitas, satu kelas, satu angkatan, atau sahabat untuk berbagi sedikit makanan, pakaian layak pakai, atau uang untuk mereka yang membutuhkan. Indah sekali bukan, mengadakan kegiatan positif sekaligus menyambung tali silaturahmi.

Demikianlah beberapa pilihan kegiatan positif untuk mengisi bulan Ramadhan. Semoga dapat kita (khususnya saya pribadi) lakukan. Sehingga selain meraih pahala puasa, kita pun memperoleh banyak pahala dari kegiatan positif yang kita lakukan pada bulan Ramadhan. Aamiin.

2 comments:

Tira Soekardi said...

betul ya dg mengisi kegiatan justru kita tak akan merasa lapar dibanding kita gak ada kegiatan

laksita gama said...

Thankyou for remembering me girl, happy Ramadhan:)

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates