Monday, March 20, 2017

Tutorial Menulis Kreatif Ala Bloger

Menulis kreatif adalah kegiatan menghasilkan tulisan yang kreatif dengan tema dan ulasan menarik. Jika jenisnya non-fiksi maka pembahasannya mengedepankan sisi personal touch si penulis. Definisi tersebut kusimpulkan setelah membaca banyak artikel yang membahas tentang menulis kreatif. Hasil dari kegiatan ini adalah sebuah tulisan kreatif, termasuk postingan dalam sebuah blog.

Sebagai bloger, setiap orang pasti punya proses kreatifnya sendiri dalam menulis (kreatif). Kali ini aku akan berbagi bagaimana prosesku setiap membuat postingan di blog. Ada 7 langkah yang kurangkum dalam sebuah video tutorial ala vlogger di bawah. Ditonton ya ... ^,^


Jangan khawatir bagi kamu yang sedang berada di area miskin sinyal atau sedang menghemat quota internet. Aku pun telah berbaik hati mennuliskan ke-7 langkah menulis kreatif ala aku tersebut. Check this out!

1. Tentukan tema
Pilih tema yang menarik dan spesifik. Semakin spesifik sebuah tema, semakin baik. Karena penulis pasti akan lebih banyak menggali informasi mengenai tema tersebut. Pembaca pun akhirnya mendapat ilmu lebih dari tema yang dikupas.


2. Baca referensi
Sebuah tulisan yang baik akan merunut pada data yang ada sebelumnya dan tentunya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Membaca referensi adalah keharusan bagi penulis yang ingin tulisannya berbobot. 

3. Buat kerangka tulisan
Kerangka tulisan yang umum terdiri atas pembuka, isi, dan penutup. Isi dapat diuraikan sesuai dengan tema yang dibahas. Fungsi kerangka tulisan berguna agar tulisan tidak merembet ke luar dari tema utama.

4. Tulis draft
Saatnya menulis! Menulislah tanpa beban, tanpa takut dengan kualitas hasilnya. Pada tahap ini menulis adalah kegiatan menuangkan isi pikiran dan menceritakan pengalaman terkait tema yang diangkat dengan ditunjang data yang didapat dari referensi. Jangan lupa, salah satu hal yang membuat tulisan bisa disebut kreatif adalah faktor personal touch penulis berupa pikiran atau pengalaman. Karena setiap orang pasti akan memiliki pemikiran dan atau pengalaman yang berbeda tentang hal yang sama.

5. Endapkan tulisan
Biarkan draft tulisan selama beberapa waktu. Sembari menunggu draft tersebut mengendap, penulis dapat memanfaatkan waktu untuk membuat konten pendukung seperti infografis dan video.

6. Edit
Pada tahap ini, perbaikan tulisan dilakukan dari segi EYD hingga kerapian alurnya.

7. Publish
Yup, saatnya mempublikasikan tulisan di blog beserta konten pendukung. Jangan lupa dibagikan di media sosial agar banyak yang membaca.

Begitulah tutorial menulis kreatif ala bloger pemula sepertiku. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates